SuaraRiau.id - Keberadaan makanan ringan populer seperti Cheetos, Doritos dan Lays bakal hilang di Indonesia pada Agustus 2021 mendatang.
Hal ini dikarenakan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk secara resmi membeli seluruh saham PT Indofood Fritolay Makmur (IFL) yang awalnya dimiliki Fritolay Netherland Holding BV, afiliasi dari PepsiCo Inc. (PepsiCo).
Disampaikan Sekretaris Perusahaan Indofood CBP Sukses Makmur, Gideon A Putro, transaksi tersebut harus diselesaikan dalam waktu enam bulan sejak pembelian saham dilakukan.
Karena pembelian saham dilakukan per Februari ini, maka perjanjian lisensi dengan PepsiCo akan berakhir pada Agustus 2021 mendatang.
Dengan ini, maka PepsiCo Inc. (PepsiCo) dan afiliasinya sepakat untuk menghentikan produksi, mengemas, menjual, atau memasarkan produk tersebut, yang bersaing dengan produk dari PT Indofood Fritolay Makmur (IFL) di Indonesia. Kesepakatan ini berlaku mulai Agustus 2021 mendatang hingga tiga tahun ke depan, yakni 2024.
“Untuk periode tiga tahun sejak Agustus 2021, PepsiCo dan afiliasinya telah sepakat untuk tidak memproduksi, mengemas, menjual, memasarkan, atau mendistribusikan produk makanan ringan yang bersaing dengan produk IFL di Indonesia,” tulis keterangan resmi PepsiCo dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com, Kamis (18/2/2021).
Karena berlaku selama tiga tahun, PepsiCo pun berharap nantinya bakal bisa membawa kembali produk-produk mereka ke pasar Indonesia.
Namun demikian, manajemen tidak bisa memastikan Lays, Doritos, serta Cheetos akan langsung dipasarkan lagi setelah 2024.
Terkait itu, publik pun sedih mendengar kabar Cheetos, Doritos dan Lays yang bakal hilang dari Indonesia. Kesedihan warganet ini tumpah saat akun Twitter @FOOD_FESS membagikan kabar terkait hal tersebut.
“SEDIH BGT GUIS LAYS KECINTAAN KUUU.” tulis akun tersebut dikutip Kamis (18/2/2021).
Banyak warganet yang mengaku sedih dan kebingungan harus jajan apa nantinya, jika Cheetos, Lays dan Doritos hilang di pasaran Indonesia.
Berita Terkait
-
Kangen Cheetos? Ciki Ikonik Ini Akhirnya Kembali ke Indonesia Setelah 3 Tahun
-
Kepala BPJPH Sambangi Produsen Mie Instan, Ada Apa?
-
Dukung LALIGA Youth Tournament 2024, Indofood Kolaborasi dengan PSS Sleman
-
Beban Bunga Bank Bengkak, Laba Produsen Indomie Ambles 30 Persen
-
Wamenaker Lepas Mudik Gratis 767 Mitra Usaha Warmindo Menuju Jabar hingga Yogyakarta
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Pungut Retribusi Sampah secara Tunai di Pekanbaru Bisa Dilaporkan
-
Syamsuar Pesan Jangan Ada 'Dua Matahari' ke Gubri Wahid, Ini Maknanya dalam Kepemimpinan
-
Rumah Didatangi Gubri Wahid, Syamsuar Ngomongin 'Dua Matahari'
-
Harga Sayuran di Pekanbaru Naik 3 Kali Lipat, Cabai Tembus Rp120.000 usai Lebaran
-
Gubri Wahid Siap Lantik Afni dan Syamsurizal Jadi Bupati-Wakil Bupati Siak