SuaraRiau.id - Video Robby Purba yang mendorong seorang pelayan viral di media sosial hingga akun gosip. Rekaman tersebut lantas menuai kontroversi.
Akun Instagram pribadi Robby pun ramai dibanjiri dengan komentar warganet. Terkait itu, baru-baru ini, Robby Purba akhirnya buka suara terkait videonya yang viral.
Robby Purba pun akhirnya mengakui bahwa orang dalam video 'mendorong pelayan' itu adalah dirinya. Ia berkilah bahwa pelayan yang didorong tak lain merupakan temannya sendiri.
“Beberapa hari ini saya menerima cacian dan saya dipanggil kang dorong. Sesungguhnya, saya akui itu adalah saya sendiri Robby Purba. Itu adalah saya yang mendorong pramusaji dan netizen berpikir bahwa pramusaji ini cowok dan itu teman saya sendiri,” ujarnya dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com, Senin (15/2/2021).
Robby Purba juga mengaku bahwa aksinya itu merupakan bagian eksperimen sosial yang sengaja dibuat oleh tim acara televisi.
Robby menyebut bahwa hal ini ditujukan sebagai peringatan untuk para publik figur agar berhati-hati dalam bertindak di ruang publik.
“Ini adalah social experiment dari tim Lambe Tujuh, bahwa tim Lambe Tujuh ada di mana-mana, kami akan memata-matai seluruh orang, tak hanya selebriti atau pun publik figur di sana. Jadi, teman-teman hati-hati karena kalau sudah sial anda bisa viral tapi kalau sudah mau jadi kontroversi ya ini menjadi yang baik.” katanya.
Dalam penghujung klarifikasinya, Robby mengaku siap menerima hujatan dari warganet terkait aksinya yang viral dan ramai menuai kontroversi.
“Hujatan ini saya terima dan sekian klarifikasi dari saya,” tutup Robby.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Siswa di Kuansing Belajar dari Rumah Dampak Parahnya Kabut Asap Karhutla
-
Kualitas Udara Buruk, Pekanbaru Resmi Berstatus Tanggap Darurat Bencana Karhutla
-
Perkuat Koperasi, Gerakkan Ekonomi Rakyat, Dirut BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka
-
Kabut Asap: Kasus ISPA Riau Tembus 1.960, Pekanbaru dan Pelalawan Tertinggi
-
Stafsus Menhut Raja Juli Mangkir dari Pemeriksaan, KPK Ungkap Alasannya