Menurut Yanuar, dari perjalanan yang sudah hampir 20 tahun ini, masih banyak yang harus diperbaiki.
"Tetapi insya allah dengan dukungan segenap civitas akademika yang solid, insya Allah, PCR dapat berperan untuk ikut menyelesaikan tantangan-tantangan tersebut," ungkapnya.
Konsolidasi dan memperkuat basis agar lompatan-lompatan yang direncanakan untuk dilakukan dan apa yang telah dikerjakan akan menguatkan yang di dalam. Karena apa yang dicapai sekarang merupakan kerja kolektif setiap individu yang ada di Politeknik Caltex Riau.
"Sebagai bentuk rasa syukur kami kehadirat Allah SWT, atas rahmat, berkah, hidayah, kepada PCR sehingga masih diberikan kepercayaan oleh masyarakat dalam menjalankan pendidik vokasi ini, dan untuk memperkuat silaturahmi kepada segenap stakeholder, kami mengadakan rangkaian kegiatan untuk menyambut ulang tahun ke 20, yang dimulai dengan acara seminar guru BK yang digelar hari ini," ucapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Seminar Guru BK 2020 Rizadi Sasmita Darwis ST MT mengatakan seminar ini untuk memberikan pendekatan Bapak/Ibu Guru BK dalam menghadapi dan memberikan pengajaran kepada siswanya pada era new normal.
"Dikarenakan pada masa transisi ini tentu membutuhkan adaptasi baru bagi siswa. Oleh karena itu, dengan adanya seminar Guru BK ini dapat memberikan inovasi baru dalam membentuk generasi mandiri serta mendapatkan tips-tips dari narasumber khususnya dalam bidang konseling siswa," jelasnya.
Teknisnya, kegiatan seminar ini dilakukan secara daring dan luring. Untuk kegiatan luring dilakukan di Gedung Serba Guna (GSG) Politeknik Caltex Riau. Sedangkan secara daring disiarkan langsung di YouTube Politeknik Caltex Riau dan aplikasi Zoom Meeting.
“Peserta yang hadir untuk mengikuti kegiatan ini secara luring terbatas, kita menyediakan kuota sebanyak 100 peserta. Para peserta yang hadir wajib mengikuti protokol kesehatan selama kegiatan berlangsung. PCR juga telah menyediakan masker, tempat cuci tangan dan jarak antara peserta sudah mengikuti protokol kesehatan,” ungkapnya.
Berita Terkait
-
Jeritan Secarik Kertas
-
Obituari Kiki Fatmala: Bongkar Mesin Atasi Mobil Mogok Sampai Cuci Kendaraan Masa Pandemi
-
Pakai Komponen Sederhana, Mahasiswa Poltek Caltex Riau Ciptakan Motor Listrik Japstyle
-
Tren Belanja Online Meningkat, Waspada Kena Tipu Online Shop
-
Kasus Sisiwi Diduga Dipaksa Pakai Jilbab, Guru Agama hingga BK Dipanggil Ombudsman
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Eks Finalis Puteri Indonesia Jadi Dokter Kecantikan Palsu, Tarif hingga Belasan Juta
-
Berat 1 Ton, Sapi Brangus asal Inhil Calon Hewan Kurban Presiden di Riau
-
Dokter Cabul Lecehkan Puluhan Mahasiswi Unri, Kepala Klinik Ungkap Keseharian Pelaku
-
Sekretaris Dinas PUPR Riau Ngaku Kumpulkan Uang 'Jual Nama' Abdul Wahid
-
Perampokan Sadis di Pekanbaru, Wanita 60 Tahun Tewas Mengenaskan