SuaraRiau.id - Anak angkat Syekh Ali Jaber, Muhammad Gifari Akbar mengungkap pesan mengharukan dari sang pendakwah sebelum meninggal dunia.
Gifari Akbar mengenang Syekh Ali Jaber pernah berpesan kepadanya untuk bisa menghafal 30 juz Alquran hingga menjadi imam besar di Indonesia.
Usai mendengar kabar Syekh Ali Jaber meninggal, Akbar tidak mampu berkata-kata. Hal tersebut terlihat dalam sebuah wawancara yang ditayangkan di TV One.
Awalnya, Akbar tidak percaya bahwa Syekh Ali Jaber meninggal dunia.
"Awalnya nggak percaya ya, nggak mungkin Syekh Ali meninggal," ujarnya, sambil menahan tangis, dikutip Suara.com dari kanal Youtube TV One.
Lebih lanjut, Gifari Akbar mengenang Syekh Ali Jaber sebagai sosok yang baik.
"Ya beliau itu baik, sering mengajarkan tentang agama, apalagi mengajar orang lain menghafal Al-Quran. Beliau itu orangnya baik banget," jelasnya.
Dia bahkan mengaku malu karena Syekh Ali Jaber begitu baik dengan dirinya.
"Akbar itu sampai malu sama beliau, karena beliau baik banget sama Akbar dan orang lain," ungkapnya.
Baca Juga: INFOGRAFIS: Kisah Hidup Syekh Ali Jaber
Gifari Akbar pun membeberkan pesan-pesan yang diberikan Syekh Ali Jaber untuk dirinya.
"Beliau pernah berkata, 'Akbar harus bisa hafal Al-Quran sampai 30 juz. Dan Akbar harus bisa jadi imam besar di Indonesia' yang Akbar inget itu aja," tutur Akbar.
Syekh Ali Jaber Meninggal
Syekh Ali Jaber dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (14/1/2021) pagi di RS Yarsi, Jakarta.
Syekh Ali Jaber meninggal dalam keadaan negatif covid-19. Hal tersebut dikonfirmasi oleh yayasan Syekh Ali Jaber.
Yayasan Syekh Ali Jaber memberikan kabar melalui akun Instagram @yayasan.syekhalijaber.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Tak Ada Lawan, Agung Nugroho Kembali Jadi Ketua Demokrat Riau
-
Prakiraan Cuaca Wilayah Pekanbaru dan Kota Lain di Indonesia Hari Ini
-
Dinas Pendidikan Riau: Sekolah Dilarang Tahan Ijazah, Tunggakan Dibantu Baznas
-
Terungkap Belasan Ribu Alumni SMA-SMK Negeri di Riau Belum Ambil Ijazahnya
-
Dari Sabang hingga Merauke, Pendampingan PNM Jadi Ruang Tumbuh Usaha Ibu-Ibu Prasejahtera