SuaraRiau.id - Ruas Jalan Provinsi di Kecamatan Pucuk Rantau, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) makin sulit dilalui karena intensitas hujan beberapa minggu terakhir ini.
Ruas Jalan Provinsi tersebut masih jalan tanah. Jalan tersebut menghubungkan Desa Pangkalan menuju Desa Ibul ini juga mengalami kerusakan yang cukup parah.
Dikatakan Doni, seorang pedagang --yang hampir tiap minggu berdagang ke Desa Ibul, Kecamatan Pucuk Rantu-- ketika musim hujan tiba memilih melalui jalan lain.
"Kalau sudah musim hujan kami lewat jalan plasma (jalan kebun KKPA, red) atau lewat jalan bekas tambang batu bara, itu cukup jauh mutarnya," kata dia, Minggu (10/1/2021).
Dia mengatakan, apabila sudah tiba musim penghujan banyak mobil yang antre tidak bisa lewat karena kondisi jalan sangat licin.
"Kondisi sangat licin, kemarin itu ngantre saat menuju Desa Ibul," ujar Doni.
Selain pedagang, warga sekitar juga tidak bisa melintas karena kondisi jalan sangat licin. Selain licin, kondisi jalan juga banyak yang rusak.
"Ada sekitar satu kilo yang rusak parah itu, masih jalan tanah," ucapnya.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kuansing, Jafrison mengatakan, ruas jalan tersebut merupakan ruas Jalan Provinsi dan masih ada beberapa kilo lagi menuju Simpang Empat Ibul belum permanen.
"Iya itu sebelum masuk Desa Ibul masih ada beberapa kilo lagi yang belum dibangun. Kondisinya memang masih jalan tanah," terang Jafrison kepada Riauonline.co.id--jaringan Suara.com.
Pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Pemprov Riau agar ruas jalan tersebut bisa segera diperbaiki sehingga akses menuju desa di Kecamatan Pucuk Rantau menjadi lancar.
Berita Terkait
-
Perbaikan Jalan Rusak di Jalur Mudik Dilakukan Minimal 10 Hari Sebelum Lebaran
-
Jalan Berlubang di Jakarta, Siapa Bertanggung Jawab?
-
Aksi Unik Warga Tulungagung Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan Rusak
-
Pelajar Meninggal Dunia Diduga Akibat Jalan Rusak, Keluarga Bisa Tuntut Pemerintah
-
Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang, Siapa yang Bisa Dituntut?
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Dikawal Tentara, Kejaksaan Geledah Kantor ULP Siak
-
SPMB Boarding di Riau Resmi Dibuka hingga 25 Maret 2026, Ayo Daftar!
-
Dalang Pembunuhan Gajah di Pelalawan Dibekuk, Ternyata Buron Kelas Kakap
-
Sindikat Pembunuh Gajah di Riau: Gading Dikirim ke Jawa, Disulap Jadi Pipa Rokok
-
Sosialisasi Pembebasan Lahan Pembangunan Flyover Garuda Sakti Pekanbaru Dimulai