Scroll untuk membaca artikel
Fitri Asta Pramesti | Rima Suliastini
Jum'at, 08 Januari 2021 | 09:08 WIB
Ilustrasi mayat/ kamar mayat/ jenazah. (Shutterstock)

"Itu kasus pertama yang terjadi. Setelah lebih dari satu jam, saya memberi mereka uang (USD 135 atau sekitar Rp 1,9 juta) dan mereka akhirnya meninggalkan bank dengan mayat untuk kremasi."

Tetangganya, Shakuntala Devi mengatakan Mahesh tak punya tanah dan tidak menerima dukungan apapun dari pemerintah.

"Tidak ada yang menjaganya meskipun dia telah sakit selama berbulan-bulan. Kami biasa menyediakan dia makanan yang dimasak dan hal-hal lain," ujarnya.

Baca Juga: Serba Cepat, Proses Pemakaman Dua Jenazah Terduga Teroris di Sulsel

Load More