SuaraRiau.id - Melaney Ricardo mengapresiasi langkah Gisella Anastasi alias Gisel yang meminta maaf kepada masyarakat Indonesia terkait video syurnya. Melaney mengakui, dibutuhkan jiwa besar untuk bisa melakukan hal seperti Gisel.
"Pasti sangat mengapresiasi," kata Melaney Ricardo, saat ditemui di kawasan Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (7/1/2021).
Rupanya, sebelum Gisella Anastasia menggelar konfrensi pers untuk meminta maaf, Melaney Ricardo bersama teman-temannya, teramsuk Wijin, kekasih Gisel, melakukan doa bersama. Mereka berharap mental Gisel kuat saat menyampaikan permintaan maaf.
"Ya tadi malam kami sama teman-teman terdekat Wijin juga berjabat tangan, memberikan doa sebelum dia memberikan statment," ungkap Melanry Ricardo.
Doa itu sebagai bentuk dukungan mental dan psikis penyanyi jebolan Indonesian Idol tersebut. Mengingat banyaknya hujatan yang datang setelah Gisel mengaku sebagai pemeran perempuan dalam video syur 19 detik.
"Artinya kan kalau secara hukum kita serahkan pada yang berwajib, tapi secara psikis yang kita mau topang supaya bisa kuat. Kami berjabat tangan berdoa sama-sama memberikan kekuatan dan kita pesannya buat Gisel satu tahap terlewati, kami mengucap syukur sama Tuhan," terangnya.
"Dan percaya ke tahap berikutnya penyertaan Tuhan sempurna, tidak pernah kurang untuk Gisel apapun nanti diujungnya," kata Melaney Ricardo melanjutkan.
Sebelumnya, Gisella Anastasia akhirnya minta maaf atas video syur yang dilakukan bersama Michael Yukinobu De Fretes alias Nobu. Sambil menahan tangis, penyanyi yang akrab disapa Gisel itu menyesali perbuatan di masa lampau.
"Izinkan malam hari ini dengan segala kerendahan hati saya mengucapkan permintaan maaf yang sebesar-besarnya untuk masyarakat Indonesia," kata Gisella Anastasia dalam gelaran konferensi pers di Hotel Four Seasons, Jakarta Selatan pada Rabu (6/1/2021).
Sebagai selebriti, Gisella Anastasia menyadari apa yang dilakukannya tak mencerminkan sosok baik, apalagi untuk dijadikan panutan.
"Apabila saya telah mengecewakan banyak hati dari apa yang saya lakukan di masa lalu, terutama untuk orangtua yang anak-anaknya mungkin menjadikan saya sebagai panutan, sekali lagi saya mohon maaf dengan kerendahan hati saya," terang mantan istri Gading Marten ini.
Sebagai konsekuensi atas apa yang dilakukan, ibu satu anak ini berjanji bakal kooperatif terhadap kasus hukumnya.
"Saya sebagai warga negara Indonesia yang baik, akan terus bersikap kooperatif dan mengikuti proses hukum yang berjalan," terang Gisella Anastasia.
Berita Terkait
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Melaney Ricardo Klarifikasi Usai Dituding Tak Bayar Korban Penipuan yang Diundang ke Podcastnya
-
Siap Nikah, Cinta Brian Sebut Keputusan Kini Ada di Tangan Gisel: Kalau Dia Bilang Gas, Ya Gas
-
Heboh Lagi! Mulan Jameela Akui Diselingkuhi Puluhan Kali oleh Ahmad Dhani
-
Sebut Maia Selingkuh dengan Bos TV, Ahmad Dhani Panen Hujatan: Belajarlah dari Gading Marten!
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
Terkini
-
Pemprov Riau Segera Beri Bantuan Rumah, Plus Subsidi Listrik dan Modal Usaha
-
Kecelakaan Bus Pelangi vs Truk, Balita dan Lansia Tewas di Tol Pekanbaru-Dumai
-
PSPS Pekanbaru Rombak Besar-besaran Skuad Jelang Liga 2 Musim 2026-2027
-
Warga Antre Berjam-jam di SPBU Pekanbaru Kembali Terjadi, BBM Langka?
-
'Kepala Dihempas ke Lantai', Dugaan Penganiayaan Kader PMII Riau di Kantor Polisi