SuaraRiau.id - Baru-baru ini, berita Fadli Zon yang kedapatan menyukai video porno di media sosial Twitter menjadi perhatian publik. Sebagai sahabat, Ferdinand Hutahaean mengaku prihatin atas kejadian itu.
Mantan politisi Partai Demokrat tersebut berharap, semoga gemuruh yang tercipta dari keteledoran Fadli Zon tersebut bisa cepat berlalu.
Diketahui, Fadli Zon kedapatan menyukai video porno yang diunggah akun dengan keterangan NSFW atau Not Safe for Work. Akibatnya, tayangan yang dia sukai tersebut muncul di beranda orang lain yang kebetulan mengikutinya.
Hal ini lantas membuat hashtag #FadliZonJubirBokep menghiasai deretan trending topic di media sosial Indonesia.
“Sebagai teman yang pernah berada di satu tim, saya prihatin melihat pemberitaan pagi ini tentang Bang Fadli. Semoga (permasalahan ini) segera berlalu ya, bang,” tulis Ferdinand dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com, Kamis (7/1/2021).
Ferdinand meminta Fadli Zon untuk bersabar melalui permasalahan yang belakangan sedang menjeratnya.
Sebab, menurut Ferdinand, media sosial bagaikan ruang pembantaian. Jika berbuat salah, bersiaplah mendapat penghakiman dari warganet yang kesal.
“Semoga juga Bang Fadli sabar menghadapi banyak komentar, karena memang jagad timeline ini adalah dunia pembantaian. Siap membantai, dan siap juga dibantai,” tegasnya.
Sementara itu, Permadi Arya alias Abu Janda mengatakan, mungkin sebenarnya bukan Fadli Zon yang menekan tombol suka, melainkan ada seorang admin.
Menurut Abu Janda, mungkin admin yang mengoperasikan akun @fadlizon yang tak sengaja melakukan kesalahan.
Berita Terkait
-
Vonis Gugatan atas Sangkalan Fadli Zon soal Perkosaan Massal 1998 Digelar 21 April
-
Eks Ketua TGPF Tegaskan Fakta Perkosaan Mei 98 Tak Bisa Disangkal
-
Ferdinand: Polri Tetap di Bawah Presiden, Jangan Kerdilkan Institusi
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Ada 2 Raja Saling Mengklaim di Keraton Solo, Fadli Zon Mengadu pada DPR
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Kasus Siswa SMP Islamic Center Siak Tewas Akibat Ledakan Dipantau Pusat
-
Sejumlah Rumah Disegel Buntut Rusuh Protes Isu Bandar Narkoba di Panipahan
-
Wali Kota ke Satpol PP Pekanbaru: Jangan Lagi Ada Pungli ke PKL!
-
Berbatasan dengan Malaysia, Narkoba di Riau Didominasi dari Negara Tetangga
-
Gelombang Protes Narkoba: Kapolsek Dicopot, Jajaran Polsek Panipahan Dirombak