Kendati demikian, kata Juari, untuk produksi tahu tempe yang dibuatnya tidak menurun. Namun, dalam segi keuntungan sangat mengalami penurunan.
"Ya mau tidak mau harus tetap bertahankan, selain menjaga langganan juga harus bertahan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, apalagi sembako pun harganya naik semua," jelasnya.
Juari berharap pemerintah bisa menormalkan lagi harga kedelai.
"Juga memperhatikan memperhatikan usaha kecil begini," jelasnya.
Diakui Juari, dirinya dan keluarga sering didata soal bantuan dan sebagainya, baik dari tingkat RT hingga Pemerintah Daerah Siak. Namun, bantuan tersebut tidak pernah ia terima.
"Dari dulu didata terus tapi bantuannya gak pernah terima," ungkapnya singkat.
Sebelum pandemi Covid-19, per hari Juari bisa memproduksi tahu tempe dengan kedelai sebanyak 250 kg.
"Paska itu menurun jadi 220 kg, kadang 200 kg, tambah dengan harga kedelai naik sekarang jadi produksi 100 kg per harinya," tuturnya.
Kontributor : Alfat Handri
Berita Terkait
-
Update Karhutla Riau: Siak Tuntas, Kerumutan 4 Hari Tanpa Titik Api
-
Perkuat Keandalan Operasi dan Produksi Migas, PHR Resmikan Fasilitas EPF Libo GS
-
Angin Segar bagi Perajin Tahu Tempe, Pemerintah Gelontorkan Subsidi Kedelai Rp2.000/Kg
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Dorong Swasembada Kedelai, KDM Minta Petani Lakukan Ini
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Eks Kanitreskrim Polsek Rupat Utara Disidang Etik Terkait Penganiayaan Warga
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem Pembiayaan Keluarga Prasejahtera
-
Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru
-
Pekanbaru Berawan Tebal, Padang Diprediksi Hujan Ringan
-
Cara PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Lewat Restorasi Lahan Kritis