SuaraRiau.id - Chacha Sherly mantan personel Trio Macan menghembuskan napas terakhirnya Selasa (5/1/2021) siang tadi, di RSUD Ungaran, Jawa Tengah. Usai koma selama 20 jam, bintang serial In The Kost itu tak bisa melewati masa kritis.
Manajer juga mengatakan bahwa rencananya Chacha Sherly akan dimakamkan hari ini. Ia akan dimakamkan di tanah kelahirannya di Sidoarjo, Jawa Timur.
"Ini saya mau ke Sidoarjo karena ini saya posisi di Jakarta mau langsung ke sana. Dimakamkan di sana (Chacha)," ujar manajer Chacha, Okky, kepada Suara.com, Selasa (5/1/2021).
"Jamnya belum tahu, belum diomongin lagi sama keluarga," katanya melanjutkan.
Saat ini, jenazah Chacha Sherly sudah dibawa menuju ke Sidoarjo. Setelah meninggal siang tadi, Chacha langsung dimandikan di rumah sakit.
"Sudah sudah (diurus keluarga pemakaman di Sidoarjo). Karena kan di rumahnya itu ada adik-adiknya, jam 12 lewat itu tadi Chacha dimandiin dulu baru dibawa," katanya menjelaskan.
Chacha Sherly meninggal usai mengalami kecelakaan beruntun di tol Semarang Solo KM 428. Almarhumah sedang menuju Surabaya dari Jakarta saat kejadian tersebut.
Kecelakaan yang melibatkan Chacha Sherly ini bermula ketika terdapat kendaraan truk box hilang kendali.
Setelah hilang kendali, truk box tersebut terguling di Tol Semarang-Solo KM 428. Setelah truk box itu terguling, empat kendaraan yang berasal dari arah belakang alami kecelakaan karambol.
Baca Juga: Pakai Baju Hitam, Postingan Terakhir Chacha Sherly Sebelum Meninggal Dunia
"Truk box out of control, terguling dan empat mobil yang dari arah belakang juga ikut terlibat kecelakaan tersebut," terang Kasat Lantas Polres Semarang AKP M Ariel Aristoteles.
Setelah terjadi kecelakaan karambol, satu kendaraan Honda B-RV terbaru langsung buang arah ke U-turn dari jalur B ke jalur A, diduga kaget karena di depannya ada kecelakaan.
"Setelah mobil Honda B-RV ke jalur A, mobil tersebut tabrakan dengan bus," ucapnya.
Setelah mengalami kecelakaan, Chacha langsung dilarikan ke RSUD Ungaran untuk menjalani perawatan dan langsung dinyatakan koma karena pendarahan hebat di kepala.
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Membuka Jalan untuk Difabel, PNM Hadirkan Pelatihan Vokasi Menuju Kemandirian
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing
-
Makin Kuat Bersama Danantara, PNM Perluas Harapan bagi 23,1 Juta Pengusaha Ultramikro
-
Changan Automobile: Industri Mobil Pintar Bertenaga Energi Terbarukan