SuaraRiau.id - Satu unit mobil milik seorang wartawan di Riau bernama Nurhayati Syahrani terbakar usai dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal.
Terkait hal itu, Polda Riau menghadirkan sejumlah barang bukti terhadap peristiwa teror bom yang dialami oleh wartawati media online Kriminalitas.com, Rabu (30/12/2020).
Barang bukti tersebut berupa Nissan X-Trail BM 1401 DI serta botol yang dijadikan bom molotov oleh pelaku.
Dari pantauan Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, di Mapolda Riau Jalan Pattimura Pekanbaru, semua barang bukti telah siap jejerkan di atas meja untuk diekspos kepada sejumlah media.
Peristiwa teror bom molotov yang menimpa rumah dan mobil milik Nurhayati Syahrani Tarigan terjadi di Desa Bukit Kemuning Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar pada Kamis, 24 Desember 2020 sekira pukul 03.00 WIB.
Aksi ini diduga dilakukan oleh oknum yang belum lama ini telah mengancam Nurhayati Syahrani Tarigan (korban) karena tak mau diajak berdamai terkait salah satu kasus yang telah berhasil dihimpun oleh Nurhayati.
Atas peristiwa teror dengan menggunakan bom molotov tersebut menimbulkan reaksi dari berbagai kalangan, terutama unsur pimpinan media pers dan organisasi wartawan di Provinsi Riau.
Mereka mengecam dan mendesak pihak kepolisian di kesatuan Polda Riau mengusut tuntas sampai modus dan pelakunya tertangkap.
"Saya mengajak semua rekan-rekan jurnalis/wartawan serta organisasi kewartawanan dan elemen masyarakat lainnya bersatu padu untuk memberi dukungan moril dan materil kepada rekan Wartawan (korban) sekaligus ikut serta menginvestigasi terus kejadian ini sehingga pelakunya segera terungkap dan tertangkap," ucap Pemimpin Redaksi Harian Berantas, Toro Laia kepada Wartawan.
Seperti diketahui, musibah bom molotov yang menimpa Nurhayati Syahrani Tarigan, wartawati media Kriminalitas.com, terjadi tadi pagi di rumahnya di Desa Bukit Kemuning Kecamatan Tapung Hulu Kabupaten Kampar.
Atas peristiwa tersebut, rumah dan satu unit mobil korban ikut terbakar.
Berita Terkait
-
Pengawas Sawmill Ilegal di Kampar Jadi Tersangka, Terancam Denda Rp2,5 Miliar
-
Prabowo Anugerahi Polda Riau Nugraha Sakanti, Tekankan Transformasi Besar Polri
-
Bom Molotov di Koja Dipicu Cemburu, Ibu Bonceng Anak Jadi Korban Salah Sasaran
-
Pelemparan Bom Molotov di Koja Terekam CCTV, Diduga Dilakukan 4 Orang
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Derita Pekerja asal Jambi, Cacat Permanen Akibat Kecelakaan Kerja di Kampar
-
Tanggapan Menhut Raja Juli Terkait Uang Amplop dari Suhardiman Amby
-
Karhutla 114 Hektare di Pelalawan dan Inhu, Baru Dipadamkan 22 Hektare
-
Harga Sawit Riau Pekan Ini Merosot, Dibayar Rp3.874,89 per Kg