SuaraRiau.id - Pandemi Covid-19 membawa dampak bagi pekerja kreatif, termasuk aktris Wulan Guritno. Ia mengakui bahwa pandemi virus Corona sempat merasa ketakutan akibat situasi pandemi.
Namun Wulan Guritno mencoba untuk mengatasi rasa takutnya dengan berpikir positif.
"Sama seperti lainnya ada masa di mana kebingungan, ketakutan, kemudian kita mencari cara untuk menjadi positif begitu positif kita mulai ikhlas," kata Wulan Guritno dikutip dari Antara.
Wulan mengatakan dengan mencoba berpikir positif dirinya bisa mendapatkan ide-ide baru yang bisa dilakukan untuk melalui masa pandemi yang cukup berat ini.
"Tetap up and down kadang semangat lagi, terbuka ide, dapet solusi kemudian drop lagi. Saya rasa semuanya sama seperti itu," ujar Wulan Guritno.
Mengenai rencana di tahun 2021, Wulan Guritno mengatakan di tengah ketidakpastian berakhirnya pandemi ia hanya bisa melakukan yang terbaik.
"Kita lihat dulu pandemi ini seperti apa. Begitu udah ada vaksin, dan pandemi ini udah over baru bisa melakukan plan jangka panjang. Sekarang melakukan yang terbaik dari hari ke hari untuk survive dalam arti tetap bergerak maju, berkegiatan, dan kreatif," terang Wulan Guritno. (Antara)
Berita Terkait
-
Dollar Perkasa, Kreativitas Berjaya: Mencari Cuan di Balik Rupiah Rp17.500
-
Dampak Kasus Amsal Sitepu: Pekerja Kreatif Khawatir Kerjasama dengan Pemerintah
-
Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum
-
Sentil Biaya Makan hingga Mabok, Wulan Guritno Tegur Shalom Razade Usai Kunjungan ke NTT
-
Wulan Guritno Syok! Sekolah di NTT Tak Punya Toilet Layak, Siswi Harus Tahan Malu dan Haus
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Promo Alfamart 1-15 Mei 2026, Diskon Sunscreen hingga Produk Makeup
-
Klasterisasi Pala Jadi Strategi PNM Perkuat Ekonomi Perempuan Berbasis Potensi Lokal
-
Pekanbaru Segera Kucurkan Beasiswa Rp10 M untuk Mahasiswa dan Tahfidz
-
Sawit Mitra Swadaya Riau Melemah, Harganya Turun Jadi Rp3.832 per Kg
-
Kejinya Ibu Tiri di Siak: Anak 6 Tahun Dihantam Kayu, Dilempar Bata hingga Meninggal