SuaraRiau.id - Pelaksanaan pembelajaran tatap muka yang direncanakan akan dimulai pada awal tahun 2021. Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Riau Edy Natar Afrizal Nasution memgungkapkan bahwa akan melihat perkembangan kasus Covid-19 usai libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) terlebih dahulu.
Wakil Gubernur Riau tersebut mengatakan, tim evaluasi ini akan terus berkomunikasi dengan Satgas Covid-19 untuk memberikan saran kepada pemerintah dalam mengambil keputusan terhadap proses belajar tatap muka.
"Ini kegiatan rapat diseminasi tim evaluasi yang akan memberikan memberikan saran kepada pemerintah untuk bisa dimulainya pendidikan secara tatap muka terbatas yang direncanakan mereka tanggal 4 Januari," kata Edy Nasution dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Rabu (22/12/2020).
Menurut dia, sekolah tatap muka tidak mungkin dilaksanakan tanggal 4 Januari karena dalam waktu libur Nataru.
"Kemudian yang berikut kita akan melihat dulu tidak mungkin tanggal 4, karena akan ada waktu segera libur Natal dan tahun baru, sehingga pengalaman selama ini, itu baru bisa terlihat dua minggu setelah masa libur," ujarnya.
Ia menuturkan oleh karenanya, paling tidak pertengahan Januari bisa dilihat perkembangannya, dampak dari libur panjang ini, apakah berpengaruh terhadap meningkatnya jumlah Covid di Provinsi Riau.
"Dari situlah nanti baru bisa, kesimpulannya tim ini akan membahas lagi dan akan terus menerus berkomunikasi dengan Satgas Covid, hasil itu nanti akan disarankan kepada pihak pemerintah, dan pihak pemerintah nanti akan mengeluarkan keputusan, bahwa kita akan bisa melaksanakan pendidikan itu," tegas Edy Nasution.
Berita Terkait
-
Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid Belum Serahkan Memori Banding
-
Tak Terima Gubernur Riau Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ajukan Banding
-
Gubernur Riau Abdul Wahid Cuma Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Belum Putuskan Ajukan Banding
-
Usut Temuan Uang di Rumah Plt Gubernur Riau, KPK Dalami Kaitan dengan Kasus Abdul Wahid
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Harga Bahan Makanan Naik Drastis, Emak-emak di Siak: Benar-benar Harus Ngirit
-
Indosat 5G di Pekanbaru, Bikin Streaming hingga Gaming Lancar Jaya
-
Jejak Herry Heryawan di Riau, Naik Pangkat saat Karhutla Masih Jadi Sorotan
-
Hukuman Abdul Wahid Diperberat Jadi Empat Tahun Penjara
-
BRI Bersama KPK Perkuat Budaya Antikorupsi lewat PELOPOR 2026