SuaraRiau.id - Sejumlah pengelola bioskop di Kota Pekanbaru mengajukan permohonan untuk bisa beroperasi kembali mulai 15 Desember 2020.
Rencana pengajuan tersebut disampaikan, bertepatan dengan menjelang Libur Natal dan Tahun Baru 2021.
Permohonan tersebut sudah disampaikan pengelola kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Pekanbaru.
Sekretaris Disbudpar Pekanbaru Ardiansyah Eka Putra menyatakan sudah menerima pengajuan tersebut. Mereka juga sudah bertemu dengan pengelola bioskop dan sedang mengumpulkan data.
Para pengelola ternyata sudah memiliki izin tatanan Perilaku Hidup Baru (PHB) dari DPMPTSP Kota Pekanbaru. Pihaknya sudah menyepakati sejumlah poin dengan pengelola.
Sejumlah aturan harus dipatuhi saat bioskop dibuka kembali seperti menyediakan fasilitas cuci tangan atau hand sanitizer, kursi antarpenonton harus menjaga jarak, serta tanda antara kursi penonton satu dengan yang lain.
Sementara itu, pengunjung diwajibkan memakai masker standar atau masker medis. Pengelola atau petugas nantinya harus memakai masker dan face shield.
Selanjutnya, pengelola juga harus mengatur alur masuk dan keluar bioskop agar tidak ada kerumunan. Proses pembayaran secara digital atau cash less.
Nantinya jadwal operasional dari pukul 11.00 WIB hingga 23.00 WIB. Mereka yang boleh berkunjung dari usia 12 tahun hingga 60 tahun.
Baca Juga: Ingin Nonton di Bioskop Saat Pandemi? Baca Dulu Rekomendasi Ahli
Sebelumnya, Wali Kota Pekanbaru Firdaus belum memberi lampu hijau untuk operasional bioskop di Kota Pekanbaru di masa Pandemi Covid-19.
Ia menyebut pemkot bakal koordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Riau terkait hal tersebut.
"Untuk izin operasional bioskop bakal kita diskusikan dengan satgas provinsi," ujarnya seperti dikutip dari Riauonline.co.id-jaringan Suara.com pada Senin (14/12/2020).
Menurutnya, pemkot setuju dengan geliat bisnis di masa pandemi Covid-19. Apalagi pemerintah tetap mendorong masyarakat yang produktif dan aman Covid-19.
Namun mereka hati-hati untuk memberi izin operasional bioskop. Mereka mempetimbangkan sirkulasi udara dan tempat yang terbatas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
Pilihan
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
Terkini
-
Kopdes Rencana Dibangun di Taman Poltek Rumbai, Anggota DPRD Pekanbaru Protes
-
BRI Private Hadirkan Medical Check Up Premium, Jaga Kesehatan dengan Layanan Eksklusif
-
BRI inFrame 2026 Hadir Lagi, Mengubah Kisah Ekonomi Kerakyatan Menjadi Karya Fotografi
-
BMKG Wanti-wanti Warga Riau, Habis Karhutla 'Terbitlah' Cuaca Ekstrem
-
Bapak-bapak Bejat di Bengkalis Rudapaksa Anak Kandung