SuaraRiau.id - Proses belajar pada anak tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan otak tapi juga sistem pencernaan. Hal tersebut disampaikan oleh dokter spesialis anak DR. dr. Ariani Dwi Widodo Sp. A(K) beberapa waktu lalu.
Ia mengatakan, keduanya memiliki hubungan dua arah yang saling memengaruhi yang disebut gut brain axis atau gut brain connection.
Dikutip Suara.com dari Alodokter, terdapat hubungan komunikasi dua arah antara otak dengan sistem saraf yang mengatur pencernaan yang menghubungkan pusat kognitif dan emosional otak dengan fungsi dari sistem pencernaan, begitu pula sebaliknya.
"Ada penelitian-penelitian yang membuktikan antara hubungan otak dan saluran cerna. Otak memengaruhi saluran cerna, misalnya kita stres merasa sakit perut, ingin ke toilet terus. Juga saluran cerna memengaruhi otak melalui zat-zat," jelas dokter Ariani saat siaran langsung Instagram bersama Buumi Playscape beberapa waktu lalu.
Saat anak mengalami gangguan pencernaan, maka anak juga berisiko mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan. Selain itu serta tidak kalah penting, proses belajar anak juga akan terganggu, lanjut Ariani.
Pencernaan yang terganggu bisa memengatuhi perasaan dan perilaku anak. Karenanya, ia menyarankan orangtua harus memastikan nutrisi yang diberikan kepada anak tercukupi agar anak memiliki saluran cerna yang sehat.
"Kuncinya itu. Maka anak akan merasa lebih nyaman saat beraktivitas, tumbuh dan kembangnya optimal," katanya.
Ia menjelaskan bahwa pencernaan yang baik juga akan mendukung penyerapan nutrisi lebih optimal dan bermanfaat bagi tubuh.
"Fungsi pencernaan untuk membuat makan yang masuk dalam bentuk utuh kemudian jadi molekul kecil yang bisa diserap tubuh. Nutrisi yang diserap dan bisa digunakan tubuh akan jadi fondasi penting dalam perkembangan sel, metabolisme, juga enzim," papar Ariani.
Baca Juga: Banyak yang Keliru, Probiotik Tak Bisa Jadi Obat Utama Sakit Pencernaan
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Ketua PP Siak Ditahan usai Jadi Tersangka Kecelakaan Tewaskan Pelajar 16 Tahun
-
KPK Limpahkan Berkas ke Jaksa, Kasus Suap Suhardiman Amby Segera Disidang
-
Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta
-
Ketua Ormas PP Siak Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Polisi Terbitkan Surat Penahanan
-
Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang