SuaraRiau.id - Warga di Kawasan Tanjung Pauh, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kabupaten Payakumbuh Provinsi Sumatera Barat dikagetkan dengan penggeledahan satu rumah yang dilakukan anggota Densus 88 Antiteror Polri pada Minggu (6/12/2020).
Penggeledahan dilakukan di rumah yang juga merupakan pabrik roti milik warga berinisial R.
Lurah Tanjung Pauah Andrizal mengaku, tidak mengetahui pasti penyebab adanya penggeledahan rumah warganya tersebut. Pun dia juga tidak mengetahui terkait adanya barang-barang yang diamankan oleh pihak kepolisian.
"Tadi pagi saya dihubungi anggota Bhabinkamtibmas dan diminta datang ke lokasi disebuah rumah yang juga pabrik roti," katanya seperti dilansir Klikpositif.com-jaringan Suara.com.
Dari Pantauan Klikpositif.com di lokasi, terlihat beberapa orang berjaga-jaga di pintu masuk dan persimpangan Tanjung Pauh.
Sementara itu, Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira yang hadir di lokasi belum dapat dikonfirmasi.
Sebelumnya, penggeledahan rumah milik R didampingi sejumlah perwira Polres seperti Kasat Resnarkoba IPTU Desneri, Kasat Reskrim, AKP M Rosidi dan Kasat Lantas AKP Yuneldi belum dapat dikonfirmasi.
Kemudian juga terlihat TIM INAFIS Satreskrim Polres Payakumbuh serta dua unit mobil truck polisi yang ditempatkan di pertigaan Tanjung Pauh untuk menutup akses jalan bagi pengendara.
Hingga siang hari, sebelum meninggalkan lokasi atau rumah tersebut, tampak sejumlah anggota kepolisian yang menggunakan mobil warna hitam membawa sejumlah barang-barang.
Baca Juga: Gories Mere, Perintis Densus 88, Akan Diperiksa Kejati NTT
Hingga saat ini, belum diketahui motif penggeledahan yang dilakukan oleh pihak kepolisian tersebut.
Secara terpisah, Kabid Humas Polda Sumbar mengatakan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri telah menggeledah sebuah rumah dari seorang terduga teroris.
Penggeledahan berlangsung di Kelurahan Tanjung Pauh, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Minggu 6 Desember 2020.
Penggeledahan juga dibantu oleh kepolisian resor setempat. "Terduga teroris ini ditangkap di Jambi dan rumahnya berada di Payakumbuh," kata Satake Bayu saat dihubungi KATA SUMBAR (Jaringan KLIKPOSITIF).
Satake menambahkan, pihaknya tidak memperoleh identitas terduga teroris. Hanya saja, dari informasi yang didapatkannya, rumah yang digeledah dihuni istri dari terduga teroris tersebut.
"Densus melakukan penggeledahan di sana. Saya tidak data jelas. Cuman di situ hanya menggeledah rumahnya saja. Dan di situ ada di rumahnya ada istrinya juga," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru
-
Napi Pekanbaru Kabur Dikejar ke Jakarta, Isu Iming-imingi Petugas Rp30 Juta Mencuat
-
KPK Periksa SF Hariyanto, Eks Ketua KPID Riau hingga Anggota Dewan
-
Kemunculan Harimau Bikin Panik, Sekolah di Pulau Burung Inhil Diliburkan
-
Sempat Ditangkap, Bandar Narkoba di Siak Kabur dengan Tangan Diborgol