Mengetahui konten buatannya memicu reaksi keras dari warganet. Perempuan itu lantas membuat klarifikasi perihal aksinya.
Dalam video klarifikasinya, ia meminta maaf dan mengatakan nekat membuang sampah karena melihat orang lain juga melakukan hal sama.
Menurutnya, satu kaleng yang ia lempar ke laut, tak akan memberikan pengaruh besar ke lingkungan.
"Bukannya aku merusak alam, kan cuma sebuah kaleng, bukan sampah berkantong-kantong gitu. Jangan gara-gara itu kamu hina aku," katanya.
Selain itu, si perempuan ini juga membuat unggahan lain berisi janjinya untuk menemukan kaleng minuman yang telah ia buang di laut.
"Bakal gue pastiin kalau gue bisa cari itu kaleng di laut, kalau itu yang bisa buat kalian senang, gue akui kalau itu kesalahan gue tapi gak gitu caranya," tulisnya.
Lihat video selengkapnya di sini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
Terkini
-
Kasus Suap Suhardiman Amby, KPK Ungkap Peluang Periksa Menhut Raja Juli
-
Oknum PNS di Siak Ditangkap, Diduga Setubuhi Anak 11 Tahun Berkali-kali
-
Anggota Polda Riau Diminta Hati-hati Bermedsos, Hindari Unggahan Pemicu Polemik
-
Tokoh Pendiri Pekanbaru Diusulkan Jadi Nama Gerbang Tol Dalam Kota
-
Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik