Mengetahui konten buatannya memicu reaksi keras dari warganet. Perempuan itu lantas membuat klarifikasi perihal aksinya.
Dalam video klarifikasinya, ia meminta maaf dan mengatakan nekat membuang sampah karena melihat orang lain juga melakukan hal sama.
Menurutnya, satu kaleng yang ia lempar ke laut, tak akan memberikan pengaruh besar ke lingkungan.
"Bukannya aku merusak alam, kan cuma sebuah kaleng, bukan sampah berkantong-kantong gitu. Jangan gara-gara itu kamu hina aku," katanya.
Selain itu, si perempuan ini juga membuat unggahan lain berisi janjinya untuk menemukan kaleng minuman yang telah ia buang di laut.
"Bakal gue pastiin kalau gue bisa cari itu kaleng di laut, kalau itu yang bisa buat kalian senang, gue akui kalau itu kesalahan gue tapi gak gitu caranya," tulisnya.
Lihat video selengkapnya di sini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Optimistis 2026, BRI Tegaskan Keyakinan pada Transformasi dan Strategi Pertumbuhan Jangka Panjang
-
Berpihak pada UMKM dan Ekonomi Kerakyatan, BRI Bakal Mampu Tumbuh dalam Jangka Panjang
-
Percepat Pemulihan Pascabencana, Pembangunan Huntara Dimulai 24 Desember 2025
-
5 City Car Bekas di Bawah 50 Juta: Gesit di Jalan Sempit, Terbaik buat Warga Kota
-
Ajudan Sekwan DPRD Pekanbaru Terseret Korupsi, 38 Stempel Jadi Bukti