SuaraRiau.id - Polres Magetan, Jawa Timur mengamankan dua tersangka yang diduga memalsukan isi ulang air mineral merek Aqua. Kedua pelaku tersebut mengisi ulang air mineral merek Aqua dalam galon dengan air isi ulang biasa.
Kepala Satuan Reskrim Polres Magetan AKP Ryan Wira Raja Pratama mengatakan kedua tersangka adalah EW (31) dan AS (27).
Keduanya merupakan warga Kabupaten Ngawi.
"Keduanya diamankan petugas karena memalsukan air isi ulang galon merek Aqua dengan air isi ulang di depot biasa," ujar AKP Ryan kepada Antara, Rabu (2/12/2020).
Menurut dia, aksi penipuan kedua tersangka terungkap setelah polisi mendapati laporan masyarakat. Kemudian polisi melakukan pengintaian kedua tersangka saat beraksi dan ditangkap di wilayah Kecamatan Karangrejo, Magetan.
Modus dari dua pemuda yang bekerja di sebuah distributor air mineral di Ngawi tersebut adalah mengisi galon kosong dari konsumen dengan air di depot isi ulang biasa.
Selanjutnya, tutup galon diganti dengan tutup merek Aqua asli yang ia bawa dari rumah.
Adapun, tutup galon Aqua asli tersebut diperoleh tersangka dengan mengumpulkan sendiri. Ia membuka tutup galon Aqua dengan menggunakan kayu dan paku yang sudah dimodifikasi sehingga tutup galon tidak rusak.
Lebih lanjut AKP Ryan menjelaskan, aksi nekat tersebut dilakukan karena tergiur keuntungan yang banyak. Tersangka melakukan isi ulang air di depot isi ulang biasa dengan membayar Rp 3.000. Kemudian tersangka menjualnya seharga Rp 16.500 per satu galon atau untung Rp 13.500 per galon-nya.
Dari tangan tersangka polisi mengamankan barang bukti ratusan galon kosong dan sebagian masih berisi, serta satu unit truk yang digunakan oleh tersangka.
Polisi hingga kini masih mendalami kasus tersebut guna mencari keterlibatan pihak lain, seperti distributor, dalam aksinya yang merugikan konsumen itu. (Antara)
Berita Terkait
-
Prabowo ke Jawa Timur, Hadir Peresmian Jalan dan Penutupan Munas NU
-
Buka Mukernas GPdI 2026, Khofifah Ajak Perkuat Kolaborasi Bangun Generasi Berkarakter
-
Smart TV 100 Inci hingga AC Pintar Haier Jadi Sorotan di Ajang Ini
-
Karapan Marmot, Tradisi Unik Penyambut Musim Kemarau di Lumajang
-
AQUA dan DBL Bersatu, Dukung Generasi Muda Tetap Prima di Lapangan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
Terkini
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing
-
Makin Kuat Bersama Danantara, PNM Perluas Harapan bagi 23,1 Juta Pengusaha Ultramikro
-
Changan Automobile: Industri Mobil Pintar Bertenaga Energi Terbarukan
-
Chongqing 1949, Pertunjukan Sejarah Berbalut Teknologi Canggih