SuaraRiau.id - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama Polda Riau memeriksa 10 orang yang diduga terlibat pembalakan liar di kawasan Suaka Margasatwa Rimbang Baling, Riau.
Dalam kesempatannya, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, mengatakan, petugas masih lakukan pemeriksaan terhadap 10 orang serta pemeriksaan alat bukti, Jumat (27/11/2020).
“Ada 10 orang yang akan kita konstruksikan dari alat bukti yang ada, karena pada hakikatnya menangkap pelaku berdasarkan alat bukti, maka itu kita lengkapi dahulu, setelah itu kita bawa mereka ke pengadilan,” ucap Agung kepada Riauonline.co.id--jaringan Suara.com.
Kata Kapolda, operasi penindakan illegal logging di Kabupaten Kampar digelar selama lima hari, dengan melibatkan 456 personil gabungan dari Polda Riau dan Gakkum KLHK, di Desa Teratak Buluh hingga ke Desa Gema.
“Sawmill-nya ada di Teratak Buluh kemudian di sepanjang aliran Sungai Subayang berjajar balok kayu yang dialirkan dari Rimbang Baling,” ungkapnya.
Irjen Agung, menjelaskan, dirinya akan mengungkap identitas para pelaku pembalakan liar, jika sudah ditetapkan tersangka.
Sebelumnya, para tersangka tidak dihadirkan dalam konferensi pers illegal logging karena petugas masih lakukan pemeriksaan saksi dan alat bukti, di Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum LHK Wilayah Sumatera.
Tag
Berita Terkait
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Polisi Ringkus Komplotan Begal Sadis di Pekanbaru, Belasan Motor dan Mobil Disita
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
Riau Bhayangkara Run 2026 Kembali Digelar, Polda Riau Siapkan Event Lari Terbesar di Sumatera
-
Riau Jadi Titik Strategis, Menteri LH Gandeng Kepolisian Amankan Ekosistem Lingkungan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Membuka Jalan untuk Difabel, PNM Hadirkan Pelatihan Vokasi Menuju Kemandirian
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing
-
Makin Kuat Bersama Danantara, PNM Perluas Harapan bagi 23,1 Juta Pengusaha Ultramikro