SuaraRiau.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal memberikan banyak tanda jasa kepada para pahlawan, juga kepada sejumlah tokoh yang sering mengkritisinya.
Pada Agustus lalu, Jokowi memberikan tanda kehormatan Bintang Mahaputera Nararya kepada politikus Fahri Hamzah dan Fadli Zon di Istana Negara, Kamis (13/8/2020), pagi.
Hari ini Rabu (11/11/2020), Presiden Jokowi akan memberikan penghargaan Bintang Mahaputera kepada sejumlah tokoh lagi, di antaranya mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.
Gatot melalui gerakan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) belakangan ikut mempengaruhi perpolitikan nasional.
Apakah Gatot akan hadir untuk menerima tanda kehormatan?
Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono memastikan dia akan hadir di Istana. Beberapa waktu yang lalu, Gatot sudah mengambil undangan dan menyatakan kesediaan untuk menerima tanda kehormatan dari Kepala Negara.
Sebanyak 68 tokoh akan menerima tanda kehormatan. Sejauh ini, baru 49 orang yang telah mengonfirmasi untuk datang.
Konfirmasi kehadiran ditandai dengan pendaftaran untuk melakukan swab test Covid-19 di Istana.
"Mungkin malam ini, sore ini beliau-beliau yang terhormat itu kan lagi baca lagi ini. Nanti akan terus meningkat jumlahnya (yang konfirmasi hadir)," tutur Heru.
Swab test merupakan syarat wajib bagi para tamu negara maupun menteri yang akan datang ke Istana. Swab test bisa dilakukan di Istana atau di luar Istana.
Berita Terkait
-
Respons Istana soal Desakan Pencabutan Tanda Kehormatan Listyo Sigit Prabowo
-
Buntut Jadi Tersangka Sadap Presiden, Gelar Bintang Mahaputera Listyo Sigit Didesak Dicopot
-
Dulu Diganjar Bintang Mahaputera oleh Prabowo, Kini Listyo Sigit Jadi Tersangka Penyadapan
-
Sadap Prabowo, Perjalanan Karier Listyo di Istana Cuma Bertahan 33 Hari hingga Jadi Tersangka
-
Lepas Jabatan Kapolri, Listyo Sigit Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Prabowo
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Polda Riau Didesak Usut Dugaan Herri Pras Lecehkan UAS dan Ustaz Adi Hidayat
-
KPK Soroti 8 Area Rawan Korupsi di Siak, Bupati Afni Diberi Waktu Tiga Bulan
-
Profil Irjen Ahrie Sonta, Kadivkum Polri Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden
-
Karhutla Picu 314 Ribu Kasus ISPA di Indonesia, Riau Catat 36.433 Kasus
-
Profil Herri Pras, Konten Kreator Dipolisikan usai Diduga Serang UAS dan UAH