SuaraRiau.id - Kepulangan Habib Rizieq Shihab (HRS) ternyata sampai membuat pilot dan pramugari terkena dampaknya, Selasa (10/11/2020).
Pilot dan pramugari harus berjalan kaki dan terjebak macet di jam 2 dini hari.
Seorang wanita yang mengaku sebagai keluarga dari seorang pilot yang bertugas di Bandara Soekarno-Hatta mengungkapkan cerita itu ke media sosial.
Membalas cuitan dari akun Twitter @hrdbacot, perempuan itu menceritakan bahwa suaminya terdampak efek macet ketika mengantar kakaknya ke tempat kerja gegara jalanan yang dipenuhi massa pendukung Habib Rizieq.
Akibatnya, kakak ipar dan para karyawan harus berjalan kaki memakai seragam pilot agar sampai di tujuan tepat waktu.
Pun begitu, mereka juga harus menunda penerbangan selama 2 jam lantaran kru maskapai lain juga terjebak macet.
"Suamiku nganter kakaknya ke bandara jam 1 pagi. Kejebak di depan Soetta. Jadi kakaknya jalan kaki melewati kerumunan massa. Pakai seragam pilot. Flight-nya juga delay 2 jam karena kru yang lain pada kejebak macet. Jam 2 pagi," tulis akun @raaaaahmy.
Ia juga menyertakan bukti tangkapan layar percakapannya dengan sang suami.
Selain membuat suami dan kakak iparnya terjebak macet di dini hari, kerumunan para penyambut Habib Rizieq juga harus membuat suaminya terlambat pulang hingga siang hari.
Curhatan itu lantas dibanjiri komentar dari warganet yang menyoroti padatnya massa sampai membuat pilot harus berjalan kaki akibat terjebak macet.
Ini parah sih miris banget. Sampai pilotnya jalan kaki coba menembus massa," tulis @indahstillthere.
"Ternyata semuanya delay gara-gara pilotnya yang juga kejebak macet," imbuh @dybaleee.
27 Penerbangan di Bandara Delay
Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPPNPI) atau AirNav Indonesia mengungkapkan banyak penerbangan yang ditunda atau delay di Bandara Soekarno-Hatta.
Direktur Utama AirNav Indonesia, Pramintohadi Sukarno menyampaikan, sampai dengan pukul 09.00 WIB terdapat 27 maskapai yang mengajukan permintaan penundaan keberangkatan (delay departure) dengan rata-rata waktu 1 sampai dengan 2 jam.
"AirNav Indonesia melakukan langkah antisipasi dengan memberikan kelonggaran pengaturan jadwal terbang (open slot time) bagi seluruh penerbangan terdampak yang dilakukan secara online melalui sistem aplikasi CHRONOS," ujar Praminto dalam keterangannya, Selasa (10/11/2020).
Berita Terkait
-
Polisi Bekukan Rekening Jaringan Penyelundupan Narkoba Pilot Malaysia Airlines di Bandara Soetta
-
Pilot Kedua Ditangkap, Sindikat Penyelundupan Narkoba Indonesia-Malaysia Makin Terbongkar
-
Bandara Soetta Sudah Beroperasi, Jadwal Penerbangan Banyak Tertunda
-
Bukan Cuma Tiket Hangus, Penutupan Bandara Bikin Penumpang Keluar Biaya Tambahan
-
Meski Bandara Soetta Telah Dibuka, Tak Semua Penerbangan Langsung Beroperasi
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Jelajahi Karya Lokal di BRIZZI ARKIV, Ada di Blok M Hub!
-
Lagi dan Lagi, Pekanbaru Perpanjang Pembelajaran Daring Gegara Kabut Asap
-
Satgas Udara Gempur Karhutla Inhil dan Inhil dengan 3 Heli Water Bombing
-
Ribuan Titik Panas Masih Kepung Sumatera, Riau Turun Drastis
-
Sopir Truk Dikeroyok di Tol Pekanbaru-Dumai, Pelaku Ditangkap