Kolase foto Deni Apriadi mengenakan batik Muhammad Bertangkup (kiri) dan karya batiknya bernama Malay Heartbeat. [Istimewa]
"Tapi saya memanfaatkan alat apa yang ada dulu," cerita Deni.
Selain punya keterbatasan perangkat proses pembuatan batik dirinya juga ingin pemerintah memperhatikan UMKM dengan serius. Apalagi di tengah pandemi saat ini.
Sebab tak hanya usahanya, UMKM yang lain juga terdampak pandemi Covid-19.
Berita Terkait
-
Batik Reimagined 2026 Hadirkan Eksplorasi Batik lewat Fashion dan Kreativitas
-
Pertamina Dorong Kemandirian Ekonomi lewat Ruang Berkarya di Hari Batik Nasional
-
Hari Batik Nasional, PNM Perkuat Pelestarian Warisan Batik Nusantara
-
Rayakan Hari Batik Nasional 2026, Shopee Bagikan Fun Fact Menarik Soal Batik
-
Hari Batik Nasional: Saat Warisan Budaya Mulai Keluar dari Pakem Busana Formal
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Harga Bahan Makanan Naik Drastis, Emak-emak di Siak: Benar-benar Harus Ngirit
-
Indosat 5G di Pekanbaru, Bikin Streaming hingga Gaming Lancar Jaya
-
Jejak Herry Heryawan di Riau, Naik Pangkat saat Karhutla Masih Jadi Sorotan
-
Hukuman Abdul Wahid Diperberat Jadi Empat Tahun Penjara
-
BRI Bersama KPK Perkuat Budaya Antikorupsi lewat PELOPOR 2026