SuaraRiau.id - Wisata berkuda bisa menjadi pilihan rekreasi sekaligus mencoba sensasinya di tengah pandemi Covid-19. Seperti yang ditawarkan wisata berkuda atau Horse Power Tambusai, Kota Pekanbaru.
Lokasi wisata ini terletak di tengah Kota Bertuah tepatnya di seberang Mal SKA Pekanbaru.
"Lokasi wisata berkuda sangat mudah dijangkau karena berada disamping Mal SKA, atau berlokasi di Jalan Tuanku Tambusai, Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Labuh Baru, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, atau dengan jarak tempuh 14 menit dari kantor Gubernur Riau," kata Eric, Manajer wisata berkuda atau Horse Power Tambusai, di Pekanbaru, Jumat (30/10/2020).
Dilansir Antara, menurut Eric, pandemi Covid-19 tidak menyurutkan minat masyarakat untuk berwisata karena kebutuhan masyarakat terhadap sarana rekreasi yang menerapkan protokol kesehatan masih diinginkan kendati dilakukan di alam terbuka.
Ia mengatakan, wisata di alam terbuka, adalah pilihan tepat apalagi pada masa pandemi Covid-19 ini tentu mengakibatkan pengunjung ragu berwisata di ruang tertutup, sehingga manajemen wisata harus membuat strategi dan kiat khusus agar wisatawan makin banyak berkunjung.
"Pengunjung makin meminati untuk menguji adrenalinnya, karena selain berkuda di Horse Power Tambusai, kami juga menyediakan lima arena memanah sambil berkuda yang menguji konsentrasi penunggang kuda," ucapnya.
Wisata Horse Power Tambusai ini, kata Eric lagi, ditawarkan untuk mengajak warga Kota Pekanbaru gemar berkuda sembari menikmati wisata sekaligus sebagai arena belajar berkuda dan memanah.
Ia juga mengatakan kuda merupakan salah satu alat transportasi mewah yang digunakan manusia pada abad keenam Masehi, dan 15 abad yang lalu, Rasulullah pernah bersabda, "Segala sesuatu yang tidak berkaitan dengan zikir dan menyebut nama-Nya maka itu adalah senda gurau semata, kecuali empat perkara yakni memanah, latihan menunggang kuda, bermain dengan keluarga, dan belajar berenang".
"Awal wisata ini dibuka karena berkuda dan memanah adalah sunnah Nabi yang banyak kebaikan jadi dengan adanya tempat wisata Horse Power Tambusai ini bisa mengajak yang lain untuk dapat kebaikan yang sama pula," katanya.
Sementara itu, tiket masuk ke objek wisata Horse Power Tambusai Pekanbaru ini hanya dikenakan Rp 35.000 per orang dan sudah bisa menunggang kuda dengan mengelilingi lapangan Horse Power Tambusai, yang didampingi seorang pelatih profesional.
Pengelola mengingatkan, di wisata tersebut untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, mencuci tangan dengan handsanitizer, menjaga jarak fisik aman, memakai masker. (Antara)
Berita Terkait
-
Tanpa Dokumen, 51 Ayam Bangkok Asal Malaysia Disita
-
Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid Belum Serahkan Memori Banding
-
Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare
-
Kapal Berbendera Tanzania Disergap di Laut Kepri, Berisi 1,3 Ton Narkoba Siap Edar
-
Horor Beruang Madu Serang Warga Riau dari Belakang: Korban Pingsan, Tim WRU Pasang Jebakan
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia
-
Wali Kota Ingin Cepat Bangun Jembatan Siak V dan Jalan Lingkar Pekanbaru
-
PNM Tumbuhkan Semangat Kemerdekaan dan Masa Depan Keluarga Ultra Mikro
-
Puluhan Warga di Rokan Hulu Diserang Orang Tak Dikenal, Ngaku Diancam Senjata Api