SuaraRiau.id - Seorang gadis berusia 16 tahun diperkosa oleh tiga orang pemuda di halaman salah satu SMA di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat. Kejadian itu berlangsung pada Senin (19/10/2020) di hadapan pacar.
Ketiga pelaku, IRV (22), SRF (23) dan HRG (25) kemudian ditangkap Satreskrim Polres Dharmasraya pada Rabu (28/10/2020).
Para pelaku ditangkap tak jauh dari lokasi pemerkosaan setelah mendapat laporan dari pihak keluarga di hari itu juga, Senin (19/10/2020).
"Mereka nekat merudapaksa gadis berinisial korban yang masih berusia 16 tahun," kata Kasat Reskrim Polres Dharmasraya, AKP Suyanto dalam keterangan tertulisnya, seperti yang dikutip Covesia.com--jaringan Suara.com, Jumat (30/10/2020).
Kejadian bermula, lanjut Suyanto, saat korban pulang bekerja dan janjian dengan pacarnya di kawasan Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung.
Setelah bertemu, korban yang beralamat di salah satu daerah di Kabupaten Sijunjung tidak langsung pulang setelah bertemu sang pacar.
Mereka berdua duduk di halaman SMA di Sikabau.
Tak lama duduk di halaman, kedua remaja ini didatangi ketiga pelaku. Mereka mengancam akan melaporkan korban dan pacarnya ke pihak nagari dengan tuduhan berbuat mesum.
Kedua remaja ini sudah berupaya membela diri. Namun, tidak berhasil karena ada upaya intervensi dari ketiga pelaku. Sampai akhirnya ketiga pelaku memberi syarat akan dibebaskan jika korban bersetubuh dengan ketiga pelaku.
"Mereka melakukannya di halaman sekolah secara bergantian, dimulai dari pelaku SRF, kemudian diikuti oleh HRG dan IRV. Sementara teman laki-laki korban diancam dan diperas oleh pelaku tersebut," katanya.
Usai kejadian itu, para pelaku langsung kabur pergi meninggalkan korban dan pacarnya. Dalam keadaan sempoyongan, korban diantarkan oleh pacarnya ke kediamannya di Sijunjung.
"Korban tanpa pikir panjang langsung menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya dan mereka balik lagi ke Dharmasraya melaporkan peristiwa yang dialami korban ke kami," terangnya.
Pelaku baru bisa ditangkap polisi pada Rabu (28/10/2020) di sebuah warung tak jauh dari tempat mereka melakukan aksi bejatnya tersebut.
"Untuk mengungkapnya, kami bahkan harus menyamar sebagai warga biasa di warung tempat mereka duduk sebelum akhirnya mereka kami ciduk. Kami juga meminta keterangan sejumlah saksi dan juga korban. Kasus ini ditangani oleh Unit Perlindungan dan Perempuan (PPA)," tuturnya.
Saat ini, para pelaku sudah ditahan di sel tahanan Polres Dharmasraya. Selain pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa perlengkapan baju yang digunakan korban.
Berita Terkait
-
Dendam Bullying Jadi Pemicu? Polisi Dalami Alasan Pelajar MAN 3 Padang Rakit dan Ledakkan Bom
-
Kondisi di MAN 3 Padang Pascaledakan Bom Rakitan
-
Pinang Merah: Permata Tropis yang Mengubah Halaman Rumah Jadi Eksotis
-
Tradisi Hoyak Tabuik 2026 Kembali Meriahkan Pantai Gandoriah Pariaman
-
Kemegahan Budaya Ranah Minang Tersaji di Festival Minangkabau 2026
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Pulang dari Malaysia, Eks PMI Asal Indramayu Sukses Bangun UMKM Berkat Dukungan BRI
-
Cekcok saat Rapat, 2 Pentolan Golkar Riau Ditantang Duel di Atas Ring Tinju
-
Dua Petinggi Golkar Riau Berseteru, Pendukung Saling Baku Hantam di DPRD
-
Pemuda Standing Motor Ditemukan Meninggal Mengapung di Sungai Kampar
-
Dari Medan Berlumpur hingga Desa Terpencil, Mantri BRI Hadir Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan