SuaraRiau.id - Rumah Sakit Apung (RSA) Nusa Waluya II mempunyai 23 tenaga medis untuk melayani pengobatan umum secara gratis bagi warga Pekanbaru, Riau.
“Jumlah tenaga medis sampai saat ini ada 23 orang, namun tidak menutup kemungkinan untuk adanya penambahan tenaga medis setelah ini, terdiri dari dokter, bidan, tenaga perawat, bidan, apoteker dan radiographer,” ujar Koordinator RSA Nusa Waluya II, dr. Stephani, Senin (26/10/2020).
Dokter Stephani seperti yang dikutip Riauoline.co.id--jaringan Suara.com, menjelaskan, fasilitas tersedia di Rumah Sakit Apung ada laboratorium, radiologi, kamar bedah, dan ruang rawat inap.
“Untuk pasien bisa dilakukan rawat inap, tetapi tidak semua penyakit bisa ditangani, lebih ke arah penyakit pasca operasi,” jelasnya.
Jelang dibukanya pengobatan RSA milik yayasan DoctorShare tersebut, sejumlah awak kapal dan tenaga medis telah mendirikan tenda untuk melayani masyarakat datang berobat.
“Kami siapkan tenda untuk pemeriksaan dan ada juga laboratorium di luar kapal,” terangnya lagi.
Berita Terkait
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Ketika Rumah Sakit Jadi Target: Saat Tenaga Medis Harus Adu Mekanik dengan Rudal
-
Daftar Lokasi Tukar Uang Baru di Pekanbaru Lewat Kas Keliling BI
-
Menkes Minta Percepatan Perbaikan Rumah Nakes Terdampak Bencana di Sumatra: Biar Bisa Kerja Normal
-
BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sejumlah Kota, dari Pekanbaru Hingga Banten
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Siswa SMP Meninggal Akibat Ledakan di Sekolah, Disdik Siak Bantah Isu Rakit Bom
-
Sekda Riau Jadi Saksi Sidang Korupsi Dinas PUPR yang Seret Abdul Wahid
-
BRI Dukung Kolaborasi Pegadaian-SMBC, Perkuat Inklusi Keuangan dan Ekonomi Rakyat
-
SF Hariyanto Tanggapi Isu Perselingkuhan Seret Pejabat Pemprov Riau
-
Aliran Duit Rp200 Juta dan Bayang-bayang Mafia Kasus Narkoba di Pekanbaru