SuaraRiau.id - Berita duka cita menyelimuti Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar). Komisioner KPU Solok Selatan, Sumatera Barat Wilson meninggal dunia di RSUD Solok Selatan karena sakit liver dan paru-paru, Minggu (25/10/2020) pukul 07.30 WIB.
"Kami keluarga besar KPU berduka cita atas meninggalnya salah seorang Komisioner semoga beliau husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan tabah menghadapinya", kata Ketua KPU Solok Selatan Nila Puspita seperti yang dikutip Antara, di Padang Aro, Minggu (25/10/2020).
Dia mengatakan, Wilson memegang divisi teknis dan sudah menjalani perawatan di rumah sakit lebih dari tiga minggu.
"Bapak Wilson meninggal bukan karena Covid-19 tetapi karena sakit lain dan sekarang jenazahnya sudah dibawa ke rumah duka," ujarnya.
Dia menyebutkan, tahapan Pilkada tetap berlanjut dan tidak terganggu dengan hal ini sebab sebelum Wilson meninggal KPU sudah melakukan antisipasi.
Saat Wilson dirawat katanya, tugas yang diembannya dikerjakan bersama-sama oleh komisioner lainnya sehingga tidak ada yang terbengkalai.
Wilson katanya, sudah beberapa kali keluar dan masuk rumah sakit sehingga sekitar satu bulan ini tidak hadir di KPU.
Terkait pengganti Wilson, pihaknya masih menunggu petunjuk dari KPU RI dan Provinsi. (Antara)
Berita Terkait
-
Pesona Air Terjun Lembah Anai, Sambut Wisatawan di Jalur Padang Bukittinggi
-
Enam Bulan Pascabencana, Warga Padang Pariaman Masih Sebrangi Sungai dengan Rakit
-
CEO Semen Padang FC Minta Maaf, Siapkan Rencana Bangkit Pasca Degradasi ke Liga 2
-
Usai Dihantam Banjir, Ratusan Hektare Sawah di Padang Mulai Dipulihkan
-
Angkasa Pura Sumbar Mulai Stop Penerbangan Umrah Sementara
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Klasterisasi Pala Jadi Strategi PNM Perkuat Ekonomi Perempuan Berbasis Potensi Lokal
-
Pekanbaru Segera Kucurkan Beasiswa Rp10 M untuk Mahasiswa dan Tahfidz
-
Sawit Mitra Swadaya Riau Melemah, Harganya Turun Jadi Rp3.832 per Kg
-
Kejinya Ibu Tiri di Siak: Anak 6 Tahun Dihantam Kayu, Dilempar Bata hingga Meninggal
-
Pencuri di Pekanbaru Bobol Toko iPhone untuk Beli iPhone 17