SuaraRiau.id - Video viral seorang pria paruh baya mencari anaknya di sebuah tempat kos di Kota Pekanbaru beredar di media sosial. Video berdurasi 42 detik ini diunggah akun @pkucity pada Jumat (23/10/2020) siang.
"Assalamualaikum. Lapor min. Pagi ini sekitar jam 08.00 ada seorang bapak mencoba masuk ke kos tempat saya tinggal (Jln. Amanah, kel. Maharatu, kec. Marpoyan damai). Bapak itu sangat yakin kalau 2 putrinya bersembunyi disini.
Pemilik kos akhirnya mengizinkan bapak itu masuk dan menggedor semua pintu kamar utk memastikan tidak ada pengunjung lain selain yg tinggal disini hanya beberapa orang saja karena banyak yg pulang kampung. Namun bapak ini masih yakin kalau anaknya ada disini. Utk sementara bapak itu di amankan polisi karena membawa senjata tajam (pisau) yg bisa membahayakan" tulis caption @pkucity.
Video tersebut pun dibanjiri komentar warganet dan dilihat 36.799 tayangan.
Kanit Reskrim Polsek Bukitraya Pekanbaru Iptu Abdul Halim membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya peristiwa terjadi pada Jumat (23/10/2020) pagi.
Dalam video pria yang tak diketahui namanya membawa sebilah pisau. Dalam video, seorang pria berkata-kata sambil mengayunkan pisau yang ditangan kanannya.
"Iya sambil bawa pisau," kata Abdul kepada Suara.com saat dihubungi via telepon, Jumat (23/10/2020) malam.
Sementara tangan kirinya memegang kantong plastik.
Diceritakannya, pihaknya mendapat laporan dari warga dalam hal ini pemilik kos bahwa ada seorang pria mencari anak-anaknya di tempat kos miliknya.
Berkat informasi dari pemilik kos, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, beberapa petugas dari Polsek Bukitraya langsung mengamankan pria tersebut dan dibawa ke kantor polisi.
Belakangan diketahui, anak pria tersebut ada di rumah.
Tak lama berselang kedua anak pria tersebut menjemput ke kantor polisi. Hasil keterangan kedua anaknya, orangtuanya mengalami gangguan jiwa.
Atas dasar hal itu kedua anaknya, rencananya membawa pria itu ke rumah sakit jiwa.
Berita Terkait
-
Parah Jadi Para, Gaji Jadi Gajih: Ketika Satu Huruf Mengubah Makna Bahasa
-
Di Rumah atau Dirumah? Kesalahan Sepele yang Terus Berulang di Media Sosial
-
Demo 28 Oktober Dikawal Kendaraan Berat Polisi, Publik: Mau Amankan Aksi atau Perang dengan Rakyat?
-
Bahasa Indonesia Kreatif Gen Z: Merebut Kembali Kendali Ekspresi di Medsos
-
Sering Dengar Kata 'Slay' atau 'AFK'? Kenali 5 Karakteristik Bahasa Gaul Anak Muda
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka
-
Diduga Main HP saat Nyetir, Ketua PP Siak Diperiksa usai Kecelakaan Maut di Perawang
-
Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja
-
Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat
-
65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare