SuaraRiau.id - Polemik soal pasien yang dicovidkan di Pekanbaru kini mulai menemui titik terang. Beberapa waktu lalu, sempat beredar kabar, ada seorang status pasien yang dicovidkan di Rumah Sakit (RS) Islam Ibnu Sina Pekanbaru.
Terkait hal tersebut, DPRD Kota Pekanbaru memanggil RS Ibnu Sina dalam rapat dengar pendapat, Selasa (20/10/2020).
Direktur RS Ibnu Sina, dr Amiral membantah tudingan yang menyebutkan pihaknya sengaja menetapkan status positif Covid-19 kepada pasien yang dari hasil tes swabnya jelas-jelas negatif.
Amiral menegaskan, pasien atas nama W statusnya negatif Covid-19 dari hasil swab yang sudah dua kali dilakukan.
“Dimana letak kita mengcovidkan? Tidak ada kita mengcovidkan,” kata Amiral seperti yang dilansir Riauonline.co.id, jaringan Suara.com.
Amiral juga mengatakan, kemungkinan ada data lain di luar dari kemampuan pihak RS Ibnu Sina yang menyebutkan bahwa pasien tersebut meninggal karena Covid-19.
“Dari data kami di RS Ibnu Sina yang diberikan kepada Dinas Kesehatan, Insyaa Allah benar,” terangnya.
Sebelumnya diketahui, W merupakan pasien negatif Covid-19. Hal ini dibuktikan dari surat hasil swab yang dikeluarkan pihak RS Ibnu Sina.
Namun, pada Rabu (30/9/2020), nama W masuk dalam daftar data jenazah pasien Covid-19 yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Pekanbaru.
Sehingga jenazah W harus dimakamkan dengan prosedur pemakaman Covid-19.
Berita Terkait
-
Local Media Community Pekanbaru Bahas Tantangan Media di Era Digital
-
Status 3.600 PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI Masih Menggantung, NRK Belum Juga Terbit
-
Keluh Kesah PPPK Paruh Waktu Dinkes DKI di Balai Kota: Janji Setara ASN, Realita Jauh dari Kata
-
Warga Diminta Waspada! Dinamika Atmosfer Picu Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Kota
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Pemotong Rumput asal Perawang Siak Bobol Sistem Keamanan NASA
-
Kabut Asap Karhutla: 376 Kasus ISPA di Pekanbaru Sejak Agustus 2026
-
Karhutla di Pelalawan Capai 300 Hektare, Indragiri Hulu Lebih Luas
-
Tiga Polisi di Bengkalis Demosi 3 Tahun, Patsus 30 Hari Imbas Kasus Penganiayaan
-
Pemkab Kepulauan Meranti Serahkan SK Pengakuan MHA 3 Komunitas Adat