SuaraRiau.id - Tanaman hias akhir-akhir ini sedang booming di Kota Pekanbaru, Riau. Saking banyaknya peminatnya, bermunculan pula beberapa orang yang memulai bisnis tanaman hias.
Tanaman hias punya penggemar tersendiri. Oleh karena itu, nilai ekonomi tanaman hias selalu tinggi di kalangan penghobi.
Di Pekanbaru para pedagang banyak yang menjajakan tanaman hias di pinggir-pinggir jalan selain ada di antara mereka yang punya toko tanaman. Bahkan tanaman hias juga dijual via online.
Bagi yang ingin memulai berbisnis tanaman hias mungkin bisa memanfaatkan pekarangan maupun balkon rumah yang terbuka. Kementerian Pertanian RI pun berbagi tips memulai berbisnis tanaman hias dari rumah sebagai pemasukan tambahan.
Berikut ini adalah cara memulainya:
Tanam sesuai tren
Memilih tanaman hias untuk ditanam perlu kejelian melihat tren pasar. Pasalnya tanaman hias yang bernilai ekonomi tinggi mengikuti tren pasar.
Tanaman dalam pot variatif
Tanaman hias identik dengan hiasan atau wadah yang variatif. Pilihlah wadah/pot yang sesuai ukuran atau karakter pertumbuhan tanaman hias.
Perawatan
Ketika memiliki inisiatif usaha, penyiraman, pemupukan dan penggantian tanah dilakukan cukup telaten. Penyiraman dilakukan secara teratur dua kali sehari.
Pangkas teratur agar indah
Nilai jual tanaman hias dilihat dari penampilan yang indah. Tanaman hias yang rutin dipangkas agar nyaman dilihat dan tetap sesuai wadahnya.
Jenis tanaman hias
Tanaman hias dalam pot yang kerap jadi incaran adalah bambu, peace lily, spider plant, kaktus, asparagus ferns, aglaonema, janda bolong, hingga pohon ara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Tiga Wilayah Riau Kembali Dikepung Kabut Asap, Titik Panas Meningkat
-
Kembangkan Limbah Sabut Kelapa, Nasabah PNM Nyalakan Masa Depan Anak Putus Sekolah
-
Antrean Solar Masih Mengular, Pemprov Riau Surati Pertamina Minta Tambah Kuota
-
Tak Perlu Bingung Cari Money Changer, BRI Hadir di Berbagai Lokasi Strategis
-
SF Hariyanto Panggil Wabup Kampar Buntut Tegur Guru Viralkan Sekolah Tripleks