SuaraRiau.id - Kota Pekanbaru Provinsi Riau mempunyai beragam kuliner khas yang patut dicoba. Pertumbuhan kota berjuluk Kota Bertuah ini juga membuat berbagai macam kuliner ikut berkembang.
Keberadaan pasar tradisional, toko oleh-oleh dan online shop juga tumbuh di Pekanbaru. Sehingga dengan mudah kuliner khas Melayu bisa dengan mudah didapatkan.
Nah, berikut ini adalah beberapa ragam kuliner yang harus dicoba atau bahkan dibawa pulang untuk oleh-oleh apabila ke Pekanbaru.
1. Salai Ikan Patin
Salai ikan patin merupakan salah satu ragam kuliner yang bisa dijadikan oleh-oleh apabila ke Pekanbaru. Ikan patin bisa diolah menjadi berbagai macam masakan lezat.
Di Pekanbaru ikan patin banyak tersedia di hampir semua pasar tradisional, bahkan supermarket. Ketersediaan ikan patin yang melimpah membuat peluang usaha yang cukup menjanjikan bagi warga sekitar.
Salai ikan patin dari Pekanbaru lebih tahan lama sehingga bisa dibawa dalam perjalanan dengan jarak yang relatif jauh.
2. Salai Ikan Selais
Selain salai ikan patin, salai ikan selais juga bisa didapatkan di Pekanbaru. Ikan selais adalah jenis ikan yang paling dikenal oleh pelancong lokal maupun asing saat berkunjung ke Pekanbaru.
Seperti ikan patin, ikan salai selais bisa jadi pilihan oleh-oleh karena tahan lama dibawa dalam perjalanan jauh.
Saat ini ikan salai (ikan asap) juga sudah banyak pilihan antara lain seperti salai ikan baung, salai lele, dan salai gabus.
3. Bolu Kemojo
Kue ini makanan khas Melayu yang bisa dengan mudah dijumpai di Pekanbaru. Tekstur bolu kemojo lembut serta rasanya yang manis menjadikan kue ini banyak diminati baik oleh warga sekitar maupun oleh wisatawan yang berkunjung ke Pekanbaru.
Bolu beraroma pandan ini hampir dengan mudah untuk ditemukan kios yang menjual makanan khas Pekanbaru ini. Bolu kemojo sudah populer sejak 15 tahun yang lalu. Meskipun pembuatan bolu ini mudah, namun tidak semua orang bisa membuatnya.
Kini bolu kemojo tersedia dalam berbagai varian rasa antara lain, rasa rempah, kacang hijau, kentang, nangka, gula merah, labu kuning dan keju.
4. Lempuk durian
Lempuk yang merupakan salah satu makanan yang terbuat dari durian ini dibuat dengan cara seperti dodol.
Bahan utama dari dodol atau lempuk ini adalah durian. Teksturnya yang khas yaitu liat ini memang termasuk cukup khas. Rasa manis dan gurih berpadu dengan aroma harum khas durian yang tidak bisa dilepaskan begitu saja.
Lempuk durian khas Kabupaten Bengkalis bisa jadi pilihan. Tak heran lempuk durian khas Bengkalis ini sebagai makanan khas Pekanbaru yang wajib dicicipi atau dibawa pulang.
Tag
Berita Terkait
-
Terungkap Gaya Hidup Anak Terdakwa Korupsi, Mobil Mewah hingga Rekening Ratusan Juta
-
Sup Kuning Ikan Patin, Hidangan Pendamai Ibu dan Putrinya
-
9 Kuliner Khas Lezat Pekanbaru yang Bikin Wisatawan Jatuh Hati
-
Menapaki Rumah Singgah Tuan Kadi, Warisan Sejarah di Tepian Sungai Siak
-
Sarapan Roti Canai dan Teh Tarik Khas Malaysia di Warung Ahbab Pekanbaru
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
Terkini
-
Bupati Afni Nilai DBH Sawit untuk Siak Tak Proporsional, Mengapa?
-
5 Mobil Bekas Stylish Selain Honda Jazz, Performa Stabil buat Jangka Panjang
-
Plt Gubri Sebut Izin Pertambangan Emas di Kuansing Bukan untuk Perusahaan
-
Pemprov Riau Bakal Legalkan Pertambangan Emas di Kuansing
-
Keterbatasan Fiskal Jadi Tantangan Utama Riau, Bukan Potensi Ekonomi