SuaraRiau.id - Ikan cupang (Betta sp) akhir-akhir ini sedang booming. Cupang merupakan salah satu ikan hias yang memiliki kecantikan luar biasa. Ikan ini terkenal dengan karena keindahan tubuhnya dan kemudahan memeliharanya.
Selain itu, ikan ini juga sangat mudah dipelihara dan sangat mudah ditemukan di daerah Asia Tenggara khususnya Indonesia.
Pasalnya, ikan cupang merupakan spesies ikan tropis yang hidup di rawa-rawa dengan ukuran tubuh hanya mencapai 5 cm saja.
Dengan karakternya yang tangguh maka ikan cupang dapat dipelihara walau hanya di dalam toples dan tanpa menggunakan peralatan khusus lainnya.
Ikan cupang akan tetap dapat bertahan hidup di dalamnya karena memiliki alat pernafasan tambahan yang disebut dengan labirin (labyrinth).
Alat pernafasan tambahan ini berfungsi untuk mengambil oksigen langsung dari udara. Dengan demikian mampu bertahan hidup meski dalam kondisi kekurangan oksigen.
Karena ikan cupang merupakan spesies ikan tropis jadi mereka tidak bisa hidup di suhu yang sangat rendah, mereka akan mati jika suhunya terlalu rendah.
Maka sebaiknya ikan cupang ditempatkan di tempat yang cukup hangat.
Meskipun bentuk yang kecil, namun harga ikan cupang bisa menyamai bahkan melebihi harga ikan hias yang berukuran besar.
Nah, berikut adalah tiga jenis ikan cupang yang mahal harganya:
1. Ikan cupang kachen worachai
Ikan cupang jenis ini merupakan jenis ikan cupang yang terjual dengan harga fantastis termahal di dunia, yaitu terjual di Thailand dengan harga setara Rp 20 juta.
Ikan cupang kachen worachai ini menjadi rekor penjualan ikan cupang termahal di dunia.
Sebenarnya nama ikan ini bukan ikan cupang kachen worachai namun pemilik dari ikan termahal di dunia ini bernama Kachen Worachai, jadi banyak orang yang menyebutnya sebagai ikan cupang kachen worachai.
Ikan ini terjual dengan harga mahal karena warna dari ikan ini menyerupai bendera nasional Thailand.
2. Ikan cupang fancy
Ikan cupang fancy juga berasal dari Thailand. Ikan cupang jenis ini mempunyai sirip yang pendek seperti yang dimiliki oleh ikan cupang plakat.
Berita Terkait
-
Dihajar Thailand, Timnas Futsal Indonesia Kini Ditakuti di ASEAN
-
Resmi! Sandy Walsh Orang Indonesia Pertama yang Juara Liga Thailand
-
Bukan Sekadar Main Game, Komunitas dan Kreator Jadi Kunci Besarnya Industri Gaming Asia Tenggara
-
Juara Piala AFF Futsal 2026 Usai Kalahkan Timnas Futsal Indonesia, Ini Kata Pelatih Thailand
-
Link Live Streaming Final Piala AFF Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia vs Thailand
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Tebus Gadai Kini Lebih Mudah di BRImo, BRI Tawarkan Promo Cashback Spesial
-
Siswa SMP Tewas di Siak Ternyata Belajar Merakit Senapan 3D dari YouTube
-
Guru SMP Islamic Center Siak Jadi Tersangka Buntut Siswa Tewas Akibat Ledakan
-
KPK Periksa Sekretaris Dinas PUPR Riau usai Penahanan Ajudan Abdul Wahid
-
Harga Sawit Riau Makin Moncer, Periode Ini Dibayar Rp4.116 per Kg