SuaraRiau.id - Polisi menangkap AA alias Badak (48) karena merudapaksa seorang wanita berinisial HAR (40).
Peristiwa terjadi di Kebun Sawit di Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Riau.
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto mengatakan, penangkapan pelaku berdasarkan laporan korban.
Dari laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan dan menangka pelaku pada Jumat (18/9/2020).
"Atas laporan tersebut, polisi melakukan penangkapan terhadap tersangka," katanya seperti diberitakan riauonline.co.id - jaringan Suara.com, Minggu (20/9/2020).
Polisi menyita barang bukti celana serta baju yang digunakan pelaku dan korban dan sepeda motor.
Saat diinterogasi petugas, pelaku mengaku telah melakukan rudapaksa terhadap korban.
"Pelaku telah diamankan di Polsek Rambah Hilir guna pemeriksaan lebih lanjut," pungkasnya.
Baca Juga: Bayi Gajah Lahir di PLG Minas Riau, Begini Kondisinya
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Changan Automobile: Industri Mobil Pintar Bertenaga Energi Terbarukan
-
Chongqing 1949, Pertunjukan Sejarah Berbalut Teknologi Canggih
-
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar
-
Polisi Tetapkan Tersangka Karhutla 180 Hektare di Bengkalis
-
Abdul Wahid Terjerat Dugaan Korupsi, UAS: Aku Akan Tetap Membelamu