SuaraRiau.id - Tempe umumnya memiliki bentuk kotak maupun segitiga. Namun, di Kota Palembang, Sumatera Selatan ternyata olahan kedelai ini dibuat bentuk yang unik dan menggemaskan.
Tempe mendoan unik itu memiliki bentuk antimainstream. Mulai dari pesawat, bunga mawar, beruang, kepiting, kura-kura hingga ikan.
Berlokasi di kawasan 20 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, tempe unik tersebut dibanderol Rp 10 ribu dengan isi empat karakter.
Ditemui di sela-sela kesibukannya berjualan tempe mendoan khas Banyumas, Misrakandi mengatakan sebelumnya ia hanya memproduksi tempe mendoan yang berbentuk pada umumnya.
Karena ingin tempe mendoannya lebih banyak disukai oleh segala usia, khususnya anak-anak di kota pempek ini akhirnya ia mencari ide hingga berinovasi dengan membuat tempe unik.
“Muncullah ide bikin tempe karakter. Ada pesawat, beruang hingga ikan. Ini agar anak-anak menyukai tempe, khususnya tempe mendoan khas Banyumas,” ujar pria yang akrab disapa Andi kepada Suara.com pada Sabtu (12/9/2020).
“Bedanya cuma di produk akhir. Sedangkan bahan tetap sama, tetap menggunakan kedelai,” tambah pria 46 tahun ini.
Karena terbilang baru dalam menggarap tempe unik dengan bentuk tidak biasa tersebut. Ia baru mencoba untuk skala kecil dulu. Dimana per hari menghabiskan bahan sebanyak 15 kilogram kedelai.
“Masih skala kecil untuk itu (tempe karakter). Buatnya juga memakan waktu lama dan paling lama di bagian packing-nya. Saat ini ada tujuh pegawai yang kerja dengan saya untuk membantu mengerjakan itu,” ungkap dia.
Dalam pemasaran produk terbarunya tersebut, dirinya menjual dari mulut ke mulut dan melalui media sosial seperti Instagram.
“Rencana ke depan maunya tempe-tempe unik karakter itu bisa kita jual di supermarket yang ada di Palembang,” harapnya.
Berita Terkait
-
Tempe Tak Hanya Jadi Lauk, Kini Dikembangkan Menjadi Camilan Tinggi Protein
-
Sumatera Selatan Berselimut Kabut Asap, 1.324 Titik Panas Terdeteksi
-
Kabut Asap Karhutla Picu Ribuan Kasus ISPA di Palembang
-
Tak Hanya Kawal Bansos, Agen Perlinsos Banyumas Bantu Anak dari Keluarga Miskin Akses Pendidikan
-
Viral Bule Brasil Ngos-ngosan Ajari Gubernur Sumsel Padamkan Kebakaran Hutan
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Penimbunan Solar Subsidi di Siak, Modus Isi BBM Berkali-kali Pakai Barcode Pertamina
-
Anggota Polisi Kuansing Dipecat usai Heboh Dugaan Penipuan Rp500 Juta
-
8 Tersangka Korupsi Dana PI Resmi Ditahan, Satu Terancam Masuk DPO
-
Manajemen Kafe di Pekanbaru Diperiksa Buntut Viral Dugaan Penyimpangan Pengunjung
-
Mengkhawatirkan, Hampir 36 Ribu Warga Riau Terjangkit ISPA Imbas Kabut Asap