SuaraRiau.id - Okra. Sayuran yang dikenal dengan istilah asing lady finger ini memang belum terlalu familiar di Indonesia.
Sayuran dengan nama ilmiah Abelmoschus esculentus ini umumnya tumbuh di negara yang beriklim tropis. Seperti Indonesia, Asia, India, dan Timur Tengah.
Ada dua jenis okra, yaitu okra hijau dan merah. Okra bisa diolah dengan cara ditumis atau direbus untuk lalapan.
Okra mempunyai manfaat bagi kesehatan, diantaranya okra membantu produksi sel darah merah yang secara efektif bisa mencegah atau mengobati anemia.
Okra adalah sumber antioksidan yang baik dan bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, melindungi tubuh dari radikal bebas serta mencegah mutasi sel kanker.
Okra juga mengandung sejumlah vitamin C dan zat antioksidan yang membantu mengurangi serangan asma secara aktif.
Sesuai yang dikutip Alodokter.com, okra juga mengandung beragam nutrisi lain yang tidak kalah penting, seperti vitamin A, B2, B3, B6, B9, vitamin K, kalsium, zat besi, magnesium, fosfor dan natrium.
Si kacang lendir ini tinggi folat yang diketahui bisa membantu menguatkan tulang serta mencegah osteoporosis.
Okra bisa membantu menurunkan kolesterol yang pada gilirannya bisa mengurangi aterosklerosis dan mengurangi risiko penyakit jantung.
Selain itu, okra bisa melancarkan buang air besar (BAB) karena kandungan serat dan lendir di dalamnya merupakan obat pencahar alami yang bisa meningkatkan pergerakan usus.
Berikutnya, okra membantu menyembuhkan diabetes, sifat alaminya mampu menurunkan kadar gula darah.
Selain bermanfaat bagi tubuh, okra juga bisa menjadi sajian nikmat. mengolah okra menjadi tantangan tersendiri. Karena okra akan menjadi semakin lengket apabila terpapar panas terlalu lama.
Cara yang tepat untuk mengolah okra adalah dengan ditumis, direbus sebentar saja atau diawetkan dengan cara diasinkan.
Selain itu, potongan okra dapat diolah menjadi sup yang akan mengental karena gelatin keluar saat terkena panas. Okra juga bisa diolah tanpa dipotong-potong, yaitu dengan menumisnya secara utuh.
Untuk membuat santapan okra yang lezat, pilihlah okra muda yang berukuran kecil dan masih segar agar lebih cepat matang.
Berita Terkait
-
5 Varian Nastar Rendah Gula untuk Penderita Diabetes, Cemilan Aman untuk Lebaran
-
Jaga Gula Darah Seharian, Penderita Diabetes Wajib Atur Pola Makan
-
Puasa Ramadan Jadi Tantangan bagi Penderita Diabetes, Begini Cara Mengelolanya
-
Waspada Gula Darah Naik? Ini Jawaban Ilmiah Konsumsi Kurma untuk Diabetes
-
Apakah Kurma Aman untuk Diabetes? Cek Batasan Konsumsinya
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Dari Earth Hour ke Aksi Nyata, Inilah Komitmen Berkelanjutan BRI
-
Kampung Koboi Jadi Ikon Transformasi Desa Tugu Selatan Bersama BRI Desa BRILiaN
-
BRI Hadirkan Fitur Pesan Obat di BRImo, Kolaborasi Praktis dengan Apotek K-24
-
Desa Manemeng Perkuat Ekosistem Ekonomi Kerakyatan melalui Program Desa BRILiaN
-
Berkat Program Desa BRILiaN, Desa Sumowono Mampu Kelola BUMDes dan Buka Lapangan Kerja