- AJI Pekanbaru bersama GREEN Riau mengadakan workshop dan fellowship lingkungan untuk homeless media di Riau pada 8 Agustus 2026.
- Inisiatif GREEN for Riau oleh Pemprov Riau bertujuan memperkuat pengurangan emisi, restorasi ekosistem, dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
- Kegiatan tersebut melibatkan media digital guna meningkatkan keterlibatan publik dalam mengatasi isu perubahan iklim dan deforestasi di Riau.
SuaraRiau.id - Isu perubahan iklim, deforestasi, gambut, hingga pemberdayaan masyarakat semakin membutuhkan perhatian publik.
Di tengah derasnya arus informasi digital, media memiliki peran penting untuk memastikan isu lingkungan tidak hanya menjadi bahan pemberitaan, tetapi juga dipahami dan mendorong keterlibatan masyarakat.
Hal tersebut menjadi perhatian Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Pekanbaru yang bekerja sama dengan GREEN for Riau Initiative (GREEN Riau) melalui Yayasan Pusat Informasi Lingkungan Indonesia (PILI) menggelar Workshop dan Fellowship Liputan serta Penyajian Isu Lingkungan.
Kegiatan ini menyasar sejumlah homeless media di Riau, khususnya media berbasis digital dan media sosial, dengan tujuan meningkatkan kapasitas homeless media dalam memahami dan menyajikan isu-isu lingkungan secara menarik, berimbang, dan mudah dipahami masyarakat.
Kegiatan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama berupa pra-workshop yang digelar secara daring pada Sabtu (8/8/2026), sementara workshop tatap muka akan dilaksanakan pada 15 Agustus mendatang.
Ketua AJI Pekanbaru, Ilham Yafiz mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapabilitas bersama, khususnya dalam memahami isu lingkungan yang semakin kompleks.
"Bagi AJI Pekanbaru, kegiatan ini menegaskan komitmen kami untuk meningkatkan kapabilitas bersama teman-teman homeless media dalam memahami isu lingkungan," ujarnya, Sabtu (8/8/2026).
Country Coordinator UNEP-UNREDD Programme di Indonesia, Bambang Arifatmi, menjelaskan GREEN for Riau Initiative merupakan salah satu inisiatif yang didorong Pemprov Riau untuk memperkuat upaya pengurangan emisi dan pengelolaan lingkungan.
Menurutnya, media memiliki posisi strategis karena mampu menjangkau masyarakat hingga tingkat tapak sekaligus membawa isu lokal kepada audiens yang lebih luas, termasuk internasional.
Karena itu, penyajian informasi lingkungan harus dilakukan secara berimbang dan berdasarkan data.
Bambang juga menjelaskan bahwa salah satu bagian penting dalam program tersebut adalah mekanisme benefit sharing atau pembagian manfaat yang dilakukan secara transparan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Konsultasi publik terkait mekanisme tersebut, kata dia, telah dilakukan di Riau. Sementara pemantapan skema dan nilai benefit sharing ditargetkan dilakukan pada September mendatang.
"Untuk mencapai kesuksesan program, kita membutuhkan kepemimpinan dari masyarakat dan pemerintah. Kita juga membutuhkan program ini terus berlanjut agar Riau memiliki program hijau yang berkelanjutan," ujarnya.
Bambang menyebut kebutuhan pembiayaan untuk mencapai target pengurangan emisi sangat besar. Karena itu, Riau dituntut berpikir kreatif untuk mencari sumber pendanaan sekaligus memastikan program lingkungan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Riau memiliki modal penting dalam agenda pengurangan emisi. Provinsi ini dikenal memiliki kawasan gambut yang luas serta habitat dan koridor satwa dilindungi seperti harimau dan gajah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Brigjen Simson Resmi Jabat Wakapolda Riau: Ini Pertama Berdinas di Sumatera
-
Prakiraan Cuaca: Pekanbaru Diprediksi Hujan Ringan, Jambi Disertai Petir
-
Titik Karhutla Riau Diklaim Sudah Padam, Modifikasi Cuaca Terus Digempur
-
Indra Gunawan Dipanggil Badan Kehormatan DPRD Siak Terkait Dugaan Ijazah Palsu
-
Ruas Jalan Padang-Solok Lewat Pintu Angin Ditutup Sementara