- Dua orang tewas dan enam belas penumpang terluka akibat kecelakaan Bus Pelangi dan truk di Tol Pekanbaru-Dumai, Selasa (7/7/2026).
- Kecelakaan terjadi karena pengemudi bus diduga mengalami microsleep sehingga menabrak bagian belakang truk tronton yang melaju searah.
- Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut serta mencari keberadaan pengemudi bus yang melarikan diri.
SuaraRiau.id - Dua orang dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan maut yang melibatkan Bus Pelangi dengan sebuah truk tronton di KM 2 ruas Tol Pekanbaru-Dumai, Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 05.40 WIB.
Korban tewas diketahui seorang balita berusia dua tahun bernama Ibrahim, dan seorang perempuan lanjut usia, Ainul (58).
Selain itu, 16 penumpang lainnya mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan medis.
Kecelakaan tersebut terjadi setelah Bus Pelangi menghantam bagian belakang truk tronton yang melaju searah.
Benturan keras membuat bagian depan bus ringsek parah, sedangkan truk terdorong keluar badan jalan hingga masuk ke dalam parit di sisi tol.
Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, AKBP Eko Baskara mengatakan tim yang dipimpin Kanit Tol Pekanbaru-Dumai AKP Ruben langsung diterjunkan sesaat setelah menerima informasi kecelakaan.
"Begitu menerima informasi, personel kami langsung menuju lokasi. Fokus utama kami adalah menyelamatkan korban secepat mungkin, memberikan pertolongan pertama, mengamankan lokasi kejadian, serta memastikan arus lalu lintas tetap terkendali agar tidak terjadi kecelakaan susulan," ujar Eko Selasa (7/7/2026) pagi.
Berdasarkan hasil olah TKP sementara, Bus Pelangi bernomor polisi BL 7641 JK melaju dari arah Batin Solapan menuju Pekanbaru.
Saat tiba di Kilometer 2, pengemudi diduga mengalami microsleep atau tertidur sesaat sehingga kehilangan konsentrasi dan menabrak bagian belakang truk tronton Mitsubishi bernomor polisi BK 8050 GU yang melaju di depannya.
Benturan yang sangat keras menyebabkan truk kehilangan kendali hingga keluar dari badan jalan. Sementara itu, bagian depan bus mengalami kerusakan paling parah akibat menghantam bak truk.
"Seluruh korban luka telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Polisi juga melakukan pendataan identitas korban, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi guna mendukung proses penyelidikan," ungkapnya.
Dalam proses penyelidikan, polisi juga mengungkap fakta bahwa pengemudi Bus Pelangi diduga meninggalkan lokasi setelah kecelakaan terjadi. Hingga kini, keberadaannya masih dalam pencarian aparat kepolisian.
Penanganan perkara selanjutnya dilakukan oleh Unit Gakkum Satlantas Polresta Pekanbaru untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi kendaraan dan mengumpulkan alat bukti lainnya.
Terpisah, Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan berharap seluruh korban luka segera pulih.
"Kami turut berduka cita atas musibah ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan seluruh korban yang sedang menjalani perawatan segera diberikan kesembuhan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Lonjakan 1.104 Titik Panas di Sumatera: Riau 97 Hotspot, Sumsel Terbanyak
-
KPK Periksa Stafsus Menhut Raja Juli, Dalami Dugaan Suap Bupati Kuansing
-
Kemenhut Bongkar Pembalakan Liar dan Tetapkan Enam Tersangka di Riau
-
SPPG di Kampar Kena Suspend Imbas Puluhan Siswa Keracunan MBG
-
BRI Group Tegaskan Komitmen Transformasi dan Inklusi Lewat Enam Penghargaan