- Memilih mobil matic bekas murah adalah menemukan bahan untuk belajar.
- Mobil-mobil ini dipercaya sebagai pilihan paling hemat untuk bergaya.
- Namun, yang terpenting melakukan inspeksi total sebelum membelinya.
SuaraRiau.id - Mobil matic menjadi pilihan paling aman dan nyaman bagi pengemudi pemula untuk menghindari momen menegangkan di tengah kemacetan.
Namun terkadang, banyak harga mobil matic baru seringkali tidak bersahabat dengan kantong mahasiswa atau first jobber.
Beruntung, di pasar mobil bekas, ada segmen kendaraan transmisi matic yang harganya kini setara dengan motor bekas.
Dengan budget di bawah Rp30 juta, kamu sudah bisa memiliki sebuah mobil matic yang siap menemanimu belajar dan beraktivitas harian tanpa drama kaki pegal.
Fokus membeli mobil ini bukan pada kemewahan, tapi pada fungsionalitas, kemudahan berkendara dan perawatan yang ramah di kantong.
Berikut 5 rekomendasi mobil matic bekas di bawah 30 juta yang aman untuk pemula.
1. Kia Visto 1.0 2002
Kia Visto merupakan city car dengan bodi mungil dan desain imut yang tak bisa diremehkan hanya karena dari visualnya. Ternyata, mobil ini memiliki berbagai keunggulan, salah satunya irit bahan bakar.
Menurut Carsgallery, mobil harga 30 jutaan ini memiliki berbagai aspek yang akan menunjang keamanan bagi pengendara dan penumpang.
Kia Visto 1.0 2002mampu menghasilkan tenaga hingga 55 PS dengan mesin 1.0 L. Transmisi matic-nya pun sangat ramah bagi pengemudi pemula.
2. Hyundai Atoz 1.0 2000
Hyundai Atoz keluaran tahun 2000, sebuah city car yang sempat menjadi ikon adalah mobil harga 30 jutaan yang berikutnya.
Mobil matic ini memiliki mesin 1.0 L, Atoz bisa menghasilkan tenaga hingga 56 PS. Tenaga tersebut cukup untuk penggunaan harian.
Keuntungan lain ikut tampak pada ukuran dan bentuknya yang mungil.
Berkat kedua hal ini, Atoz mampu bermanuver secara lincah, bahkan termasuk di berbagai jalan sempit.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Titik Karhutla Riau Diklaim Sudah Padam, Modifikasi Cuaca Terus Digempur
-
Indra Gunawan Dipanggil Badan Kehormatan DPRD Siak Terkait Dugaan Ijazah Palsu
-
Ruas Jalan Padang-Solok Lewat Pintu Angin Ditutup Sementara
-
Wasit Ginanjar Disebut Lontarkan Umpatan, Pelatih PSPS: Sangat Tidak Respect!
-
Kualitas Udara Pekanbaru Membaik, Sejumlah Taman Kota Kembali Dibuka