SuaraRiau.id - Semakin banyak orang, terutama dari kalangan muda dan pemula, yang mulai menyadari betapa menyenangkannya olahraga lari.
Namun, di awal perjalanan, seringkali ada satu yang menghalangi yakni sepatu lari. Anggapan bahwa sepatu lari yang bagus harus mahal dan dari merek impor seringkali bikin nyali ciut.
Padahal, industri olahraga lokal kini sedang berlari kencang. Banyak sekali merek dalam negeri yang berhasil menciptakan sepatu lari dengan teknologi yang tidak main-main.
Bagi seorang pemula, dua hal terpenting dari sebuah sepatu lari adalah bobot yang ringan agar kaki tidak cepat lelah, dan bantalan yang empuk untuk melindungi sendi dari benturan.
Jadi berikut adalah 5 rekomendasi sepatu lari lokal terbaik untuk para pemula.
1. 910 (Nineten) Haze Pro
Seri Haze, terutama Haze Pro, adalah pilihan paling "aman" dan paling populer bagi banyak pelari, dari pemula hingga yang sudah berpengalaman.
Bantalannya empuk karena menggunakan teknologi midsole Hyperfly Foam yang memberikan keseimbangan sempurna antara empuk untuk meredam benturan dan sedikit responsif untuk memberikan tolakan.
Sepatu lari ini sangat nyaman untuk lari jarak pendek hingga menengah.Bobotnya yang sangat ringan membuat kaki tidak terasa diseret.
Sepatu ini juga punya karakter yang serba bisa membuatnya cocok untuk berbagai jenis latihan, dari lari santai (easy run) hingga sedikit lebih cepat (tempo run).
2. Ortuseight Hypersonic 1.4
Jika prioritas utama Anda adalah bantalan yang super tebal dan empuk, maka Ortuseight Hypersonic adalah jawabannya.
Sepatu ini masuk dalam kategori maximalist cushion, dirancang untuk memberikan proteksi maksimal. Dibekali teknologi CumulusFoam yang sangat tebal di bagian midsole.
Memberikan sensasi lari yang sangat empuk dan memanjakan, efektif mengurangi beban pada lutut dan pergelangan kaki.
Bantalannya yang tebal sangat "pemaaf", ideal untuk pemula yang teknik larinya belum sempurna. Sangat direkomendasikan untuk lari santai jarak jauh (long run) atau lari pemulihan (recovery run).
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Brigjen Simson Resmi Jabat Wakapolda Riau: Ini Pertama Berdinas di Sumatera
-
Prakiraan Cuaca: Pekanbaru Diprediksi Hujan Ringan, Jambi Disertai Petir
-
Titik Karhutla Riau Diklaim Sudah Padam, Modifikasi Cuaca Terus Digempur
-
Indra Gunawan Dipanggil Badan Kehormatan DPRD Siak Terkait Dugaan Ijazah Palsu
-
Ruas Jalan Padang-Solok Lewat Pintu Angin Ditutup Sementara