SuaraRiau.id - Setelah tren foto miniatur, timeline Instagram, TikTok, atau X (Twitter) belakangan ini sedang dipenuhi dengan foto-foto bergaya Polaroid yang super estetik dan terlihat dreamy.
Bukan foto Polaroid hasil jepretan kamera sungguhan, melainkan potret pasangan, sahabat, atau bahkan diri sendiri dalam berbagai skenario, seolah-olah diambil dari film-film indie romantis.
Selamat datang di tren Polaroid AI, di mana kenangan diciptakan bukan dari kamera, melainkan dari imajinasi dan kecerdasan buatan.
Berbagai aplikasi image generator memungkinkan kita mengubah deskripsi teks sederhana menjadi sebuah karya visual yang unik hanya dalam hitungan menit.
Dari yang awalnya sekadar coba-coba, tren ini meledak menjadi cara baru untuk berekspresi secara kreatif di media sosial.
Tren ini viral setelah sejumlah kreator membagikan hasil editan mereka menggunakan Google Gemini AI. Hasil fotonya begitu natural dan realistis, sehingga terlihat seperti benar-benar foto asli.
Berikut ini tutorial membuat foto polaroid bareng idola kesayangan, ikuti langkah berikut ini:
- Buka link Google Gemini.
- Pilih foto terbaikmu dan foto idola/bias yang sudah kamu siapkan.
- Klik tanda "+" untuk mengunggah foto.
- Masukkan prompt sesuai format polaroid yang kamu mau.
- Klik kirim dan tunggu proses edit selesai.
- Simpan hasil foto.
- Posting di Instagram atau jadikan koleksi pribadi.
Adapun contoh prompt yang bisa digunakan, sebagai berikut:
"Buatlah gambar yang diambil dengan kamera Polaroid. Foto tersebut harus terlihat seperti foto biasa, tanpa subjek atau properti yang jelas. Foto tersebut harus memiliki sedikit efek blur dan sumber cahaya yang konsisten, seperti lampu kilat dari ruangan gelap, yang tersebar di seluruh foto. Jangan ubah wajah. Ganti latar belakang di belakang kedua orang tersebut dengan tirai putih. Dengan cewe itu bersandar di bahu cowonya."
"Buatlah gambar yang diambil dengan kamera Polaroid. Foto tersebut harus terlihat seperti foto biasa, tanpa subjek atau properti yang jelas. Foto tersebut harus memiliki sedikit efek blur dan sumber cahaya yang konsisten, seperti lampu kilat dari ruangan gelap, yang tersebar di seluruh foto. Jangan ubah wajah. Ganti latar belakang di belakang kedua orang tersebut dengan tirai putih. Dengan ekspresi keduanya saling berpelukan."
"Buatlah gambar yang diambil dengan kamera Polaroid. Foto tersebut harus terlihat seperti foto biasa, tanpa subjek atau properti yang jelas. Foto tersebut harus memiliki sedikit efek blur dan sumber cahaya yang konsisten, seperti lampu kilat dari ruangan gelap, yang tersebar di seluruh foto. Jangan ubah wajah. Ganti latar belakang di belakang kedua orang tersebut dengan tirai putih. Dengan cowo itu menyentuh kepala saya."
"Buatlah gambar yang diambil dengan kamera Polaroid. Foto tersebut harus terlihat seperti foto biasa, tanpa subjek atau properti yang jelas. Foto tersebut harus memiliki sedikit efek blur dan sumber cahaya yang konsisten, seperti lampu kilat dari ruangan gelap, yang tersebar di seluruh foto. Jangan ubah wajah. Ganti latar belakang di belakang kedua orang tersebut dengan tirai putih. Dengan ekspresi keduanya saling berhadapan sambil tersenyum."
"Buatlah gambar yang diambil dengan kamera Polaroid. Foto tersebut harus terlihat seperti foto biasa, tanpa subjek atau properti yang jelas. Foto tersebut harus memiliki sedikit efek blur dan sumber cahaya yang konsisten, seperti lampu kilat dari ruangan gelap, yang tersebar di seluruh foto. Jangan ubah wajah. Ganti latar belakang di belakang kedua orang tersebut dengan tirai abu. Dengan eksprsi keduanya saling memegang pipi."
Berita Terkait
-
AI sebagai Kompas Inovasi: Bagaimana Google Gemini Ubah Cara Anak Indonesia Belajar dan Berkreasi
-
Bagi-Bagi Google Gemini Plus Gratis 6 Bulan, Bebaskan Fitur AI Canggih untuk Jutaan Pengguna XLSmart
-
Volvo EX60 Siap Debut: Terintegrasi Google Gemini, Jarak Tempuh 810 KM
-
Google Luncurkan Gemini 3, Model AI Baru yang Diklaim Paling Cerdas
-
Gemini for Home Siap Diluncurkan, Selamat Tinggal Google Assistant!
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Titik Karhutla Riau Diklaim Sudah Padam, Modifikasi Cuaca Terus Digempur
-
Indra Gunawan Dipanggil Badan Kehormatan DPRD Siak Terkait Dugaan Ijazah Palsu
-
Ruas Jalan Padang-Solok Lewat Pintu Angin Ditutup Sementara
-
Wasit Ginanjar Disebut Lontarkan Umpatan, Pelatih PSPS: Sangat Tidak Respect!
-
Kualitas Udara Pekanbaru Membaik, Sejumlah Taman Kota Kembali Dibuka