SuaraRiau.id - Bripka DC yang merupakan Kanitreskrim di Polres Indragiri Hilir (Inhil) diduga membiarkan warga melakukan penganiayaan tahanan berinisial OH (23) di dalam jeruji.
OH adalah tersangka dugaan pelecehan seksual disebut dianiaya dalam sel Polsek Reteh, Inhil pada Rabu (3/7/2025) malam.
Kapolres Inhil, AKBP Farouk Oktora mengatakan, OH ditangkap Polsek Reteh dan dimasukkan ke ruang tahanan Polsek Reteh.
"Saat ini tersangka OH sudah kita pindahkan ke Polres Inhil. Petugas jaga sedang kita periksa bersama Y dan tiga rekannya," ujarnya dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Selasa (15/7/2025).
Sesampainya di dalam tahanan Polsek, Y yang merupakan keluarga korban pelecehan oleh OH meminta Kanitreskrim untuk membukakan sel tempat OH ditahan.
Bripka DC kemudian membuka gembok sel, memberikan kesempatan kepada Y dan tiga rekannya untuk melakukan penganiayaan terhadap OH.
Setelah pintu sel terbuka, Y dan tiga rekannya melakukan penganiayaan terhadap OH hingga OH mengalami luka di bagian kepala.
Tidak hanya itu, Bripka DC diduga ikut melakukan penganiayaan dengan menendang dan menarik kerah baju OH.
Diperiksa Propam
Baca Juga: Kronologi Jait Uban Aniaya Sopir Truk Sawit, Sesumbar Tak Takut Dilaporkan ke Polisi
Kapolres Inhil, AKBP Farouk Oktora menyatakan jika Kanitreskrim di Polsek Reteh, Bripka DC dan beberapa anggota polisi yang piket menjalani pemeriksaan Propam Polres.
"Untuk Kanitreskrim dan Anggota Piket sedang dalam pemeriksaan Propam Polres," ujar Kapolres.
Farouk juga menyatakan, pihaknya juga sudah memindahkan tersangka OH ke sel tahanan yang ada di Polres Inhil untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan kembali terjadi.
Berita Terkait
-
Kesaksian Korban Salah Sasaran di Kericuhan Malioboro: Ditarik dan Dipukuli Massa Tak Dikenal
-
Kesal Tak Dijemput, Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Hingga Luka 80 Persen
-
Dugaan Penganiayaan Nelayan hingga Tewas di Polsek Kajang, 4 Polisi Diadukan ke Mabes
-
Kronologi Ribut Sesama Anggota DPRD Pekanbaru di Bandara Soetta yang Kini Dibidik Polisi
-
Kadet Unhan Diduga Aniaya Siswa Sekolah Rakyat di Jember, Gus Ipul: Tak akan Kami Diamkan
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja
-
Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat
-
65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare
-
Kompolnas Minta Polda Riau Perketat Pengawasan Psikologis Polisi usai Kasus Brigadir WP
-
Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW