SuaraRiau.id - Siapa sih yang tidak suka traveling zaman sekarang ini? Aktivitas jalan-jalan atau bepergian kini bukan hanya sekadar kebutuhan, tapi sudah menjadi bagian dari gaya hidup banyak orang.
Traveling sering dianggap sebagai sarana healing, melepas stres, dan menemukan inspirasi baru dari pengalaman di tempat-tempat baru.
Namun, bagi para pecinta kopi sejati, ada satu hal yang sering jadi tantangan saat melakukan perjalanan, terutama perjalanan panjang via jalur darat: ritual ngopi.
Meski banyak tempat singgah seperti warung kopi atau kedai, kualitas dan rasa kopinya sering kali tak sesuai selera.
Melansir dari situs otten coffe, berikut ini tips ngopi praktis saat traveling yang bisa kamu coba.
1. Andalkan Kopi Tubruk
Kamu tidak punya alat kopi canggih atau mesin kopi portable? Jangan khawatir. Kopi tubruk adalah solusi klasik yang tetap nikmat dan mudah disiapkan di mana saja.
Tips Kopi Tubruk saat Traveling:
- Siapkan kantong kopi kecil berisi 18-20 gram bubuk kopi. Gunakan zip berbahan plastik agar lebih praktis dan higienis.
- Pilih kopi bubuk favorit, misalnya single origin India atau Brazil Peaberry.
- Bawa tumbler tahan panas untuk menyimpan air panas agar tidak perlu berhenti terlalu sering di warung.
- Jangan lupa membawa cangkir, dan jika memungkinkan, gunakan cangkir enamel yang ringan dan tidak mudah pecah.
Dengan cara ini, kamu bisa tetap menikmati kopi berkualitas walau sedang di tengah perjalanan jauh.
2. Coffee Drip
Ingin yang lebih praktis dan tanpa ampas? Coffee drip adalah pilihan ideal untuk kamu yang suka kemudahan namun tetap ingin menikmati kopi enak.
Keunggulan Coffee Drip untuk Traveling:
- Tidak perlu grinder atau alat manual brew lainnya.
- Kemasan ringkas dan higienis.
- Tersedia banyak varian single origin favorit.
- Cukup bawa tumbler panas dan cangkir, lalu tuang air panas dan kopi pun siap dinikmati.
Metode ini sangat cocok untuk kamu yang ingin tetap minum kopi berkualitas dengan effort seminimal mungkin.
3. Bawa Bekal Cold Brew
Kalau kamu lebih suka kopi dingin atau sering melakukan traveling ke tempat bersuhu panas, maka cold brew adalah pilihan yang sangat tepat.
Berita Terkait
-
Wamendag Soroti Kopi Indonesia yang Lebih Dikenal sebagai Java hingga Sumatra
-
Pagi Hari Nongkrong di Warkop, Mengapa Petani Bojonegoro Sering Dikira Pengangguran?
-
Kopi Dingin vs Panas, Mana yang Lebih Bikin Melek? Ini yang Lebih Tinggi Kafeinnya
-
Yellow Bourbon dari Mandalagiri, Kopi Cing Cangkeling Hadir dengan Rasa Fruity dan Cerita Mendalam
-
Wajib Coba! Intip Spot Nongkrong Baru di Kemayoran: Ada Donat Jepang dan Pancake Fluffy
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Calon Komisaris-Direksi BRK Syariah Ditetapkan, Plt Gubri: Tunggu Hasil OJK
-
Tiga Wilayah Riau Kembali Dikepung Kabut Asap, Titik Panas Meningkat
-
Kembangkan Limbah Sabut Kelapa, Nasabah PNM Nyalakan Masa Depan Anak Putus Sekolah
-
Antrean Solar Masih Mengular, Pemprov Riau Surati Pertamina Minta Tambah Kuota
-
Tak Perlu Bingung Cari Money Changer, BRI Hadir di Berbagai Lokasi Strategis