SuaraRiau.id - Arus balik Hari Raya Idul Fitri 2025 sudah mulai terlihat sejak beberapa hari yang lalu, Jumat (4/4/2025).
Salah satunya terlihat di Terminal Banda Raya Payung Sekaki (BRPS) Pekanbaru. Bahkan tiket bus ludes terjual.
"Tiket bus untuk arus balik di BRPS Pekanbaru habis terjual hingga pekan depan, Jumat (11/04/2025)," Bambang Armanto, Wasatpel Terminal Tipe A BRPS Pekanbaru dikutip dari Antara, Jumat (4/4/2025).
Bambang menyampaikan jika ludesnya penjualan tiket bus arus balik ini diperkirakan akan terjadi hingga puncak arus balik Lebaran.
Menurutnya, kebanyakan tiket yang habis terjual untuk arus balik keberangkatan dari Pekanbaru menuju Pulau Jawa.
"Untuk tiket ke Pulau Jawa ada beberapa PO yang jual, laporannya sampai tanggal 11 April nanti sudah terjual habis. Paling ada beberapa bus tapi sisa bangku belakang," sebut Bambang.
Dia memperkirakan arus balik untuk Idul Fitri 2025 ini bakalan terjadi pada H+5 hingga H+6 besok, hal ini dikarenakan liburan anak sekolah juga akan berakhir.
"Puncak arus balik kita perkirakan terjadi tanggal 5 April sampai 6 April nanti," ucap Bambang.
Data BRPS Pekanbaru mencatat jumlah bus yang diberangkatkan dari Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) ada sebanyak 75 unit bus dengan jumlah penumpang sebanyak 1.274 orang.
Baca Juga: Dear Pemudik, Waspada 29 Titik Rawan Kecelakaan Jalur Darat Riau
Sementara dari Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) ada sebanyak 32 unit bus yang diberangkatkan dengan jumlah penumpang sebanyak 909 orang.
Bambang menjelaskan jika terminal BRPS sudah memberangkatkan penumpang pada saat mudik mulai dari tanggal 24 hingga 31 Maret 2025 berjumlah 38.000 orang, baik lintasan AKAP dan AKDP dengan rute ke pulau Jawa dan Sumatera Utara serta Sumatra Barat.
Untuk proses pemberangkatan sejauh ini tidak ada kendala, tidak ada penumpukan penumpang di terminal BRPS.
"Sampai hari ini tidak ada penumpukan penumpang dan berjalan lancar. Kita juga dibantu sama stakeholder terkait baik itu dari Dinkes, Dinsos, dan TNI/Polri, tahun ini alhamdulillah lancar," jelas Bambang.
Selama pos pelayanan didirikan pun, tidak ada aduan khusus yang diterima para petugas.
"Di pos pelayanan sampai hari ini tidak ada masalah, kalaupun ada pengaduan paling soal bus kok belum ada, itu karena terlambat satu atau dua jam karena mereka harus diservis dan dites kelayakan kendaraan nya sebelum berangkat," tambah Bambang.
Berita Terkait
-
Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia
-
Klaim Pemerintah Strategi One Way Berhasil Tekan Kepadatan Kendaran saat Mudik
-
Lebaran Berkah! BI Ramal Penjualan Eceran Maret 2026 Melesat 9,3 Persen
-
Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%
-
Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Pekanbaru Job Fair 2026, Puluhan Perusahaan Buka Lowongan Kerja
-
DBH Sawit 4 Persen, Riau Harus Prioritaskan Bangun Jalan dan Jembatan
-
3 Hatchback Hyundai Bekas Budget 50 Jutaan, Bagasi Lapang dan Fungsional
-
Bus Tujuan Pekanbaru Terbakar Tabrakan dengan Truk Tangki, 16 Orang Tewas
-
5 Hatchback Bekas 50 Jutaan Layak Dipertimbangkan: Nyaman dan Stabil!