SuaraRiau.id - Di tengah hiruk pikuk momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, ada sekelompok pahlawan energi yang tetap setia berada di ladang minyak. Mereka bekerja tanpa kenal lelah demi menjaga ketahanan energi nasional.
Salah satunya Lenny Puspawati, seorang perwira di lingkungan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) wilayah kerja (WK) Rokan. Lenny Puspawati saat ini mengemban tugas sebagai Pjs SM Well Development.
Ia bertanggung jawab dalam memastikan segala pekerjaan di sumur pengembangan (well development) berjalan aman, lancar dan selamat.
Perempuan berhijab ini sangat telaten mengawasi pelbagai kegiatan pengeboran. Menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap, Lenny saban waktu harus memastikan kegiatan pengeboran berjalan sesuai rencana hingga akhir tahun.
Sebagai insan Pertamina, Lenny menyadari betul peran penting PHR sebagai tulang punggung ketahanan energi nasional. Untuk itu, kegiatan pengeboran terus ditingkatkan dalam memenuhi target-target produksi. Begitu pula dengan rencana put on production (POP) sumur-sumur baru dipastikan dapat dilakukan dengan hasil yang sangat baik.
Saat kebanyakan orang tengah menikmati libur akhir tahun, Lenny justru mengorbankan waktu sepenuhnya untuk memastikan pasokan energi tetap terjaga.
"Saya 24 jam siap membantu jika ada hal-hal yang membutuhkan diskusi atau penanganan secara khusus dalam penyelesaian pekerjaan," katanya.
Bekerja di hari libur bagi Lenny sudah menjadi hal biasa setelah berbagi waktu dengan rekan kerja lainnya untuk bisa berkumpul dengan keluarga.
Namun bagi Lenny, bekerja saat momen libur seperti Nataru ini menjadi suatu kebanggaan tak ternilai dalam mendukung pemerintah menjaga persediaan energi bagi masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Dari Lapangan Minas ke Panggung Dunia: Kisah Sukses HAZZ Equation
"Saya sangat bangga menjadi bagian dalam menjaga ketahanan energi di saat sebagian besar rekan lain berlibur. Di PHR, saya merasa berada dalam satu keluarga besar, dimana tetap masih ada rekan lain yang ada di sekitar saya saling bahu membahu untuk menjalankan tugas dan memastikan semua rencana terlaksana dengan baik," tuturnya.
Sebagai pemimpin di lapangan, Lenny senantiasa mengingatkan para pekerja untuk disiplin dalam menerapkan aspek kesehatan, keselamatan dan menjaga lingkungan (HSSE) dalam bekerja.
Hingga akhir tahun 2024, Lenny beserta timnya berupaya menjamin keandalan operasi serta terus berikhtiar tingkatkan produksi.
"Keselamatan adalah yang utama. Untuk memastikan keselamatan saat momen liburan, setiap hari secara langsung saya mengingatkan penerapan aspek HSSE kepada rekan-rekan yang bertugas untuk selalu bekerja dengan selamat dan pulang dalam kondisi sehat," tuturnya.
Hal serupa dirasakan Supervisor Plant Operation Minas, Chyntia Qorisya Daeng Rannu yang tidak mengenal hari libur, menyusul Gathering Station (GS) harus beroperasi selama 24 jam. Perhatiannya tak lekang mengawasi setiap kegiatan operasi di stasiun pengumpul di lapangan Minas.
"Kami memastikan agar semua aktifitas baik operasional GS maupun aktifitas lainnya seperti Maintenance dan project berlangsung dengan selamat, aman dan sesuai dengan prosedur. Sekalipun hari libur kami tetap bertugas," ucapnya.
Berita Terkait
-
Pembangunan Pipa Gas di Dusem Bakal Perkuat Ketahanan Energi dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat
-
Pertamina Temukan Sumur Baru di Blok Rokan, Produksi Awal Tembus 2.035 Barel per Hari
-
Dibalik Megaproyek B50: Siapkah Indonesia Mengatur Ulang Ekosistem Energinya?
-
Demi Peningkatan Layanan pada Masyarakat, Pertamina Harus Jadi Lokomotif Ketahanan Energi Nasional
-
Gandeng Petani Tebu, Pertamina NRE Siap Capai Swasembada Energi Nasional
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Resmi Dibuka Plt Gubri, Pacu Jalur 2026 Kuansing Hadirkan Dwibahasa
-
3 Oknum Polisi Disidang Etik Dugaan Penganiayaan Warga Rupat Utara Bengkalis
-
Sengketa Lahan di Rohul Memanas, Warga Sebut Perusahaan Perkeruh Keadaan
-
SF Hariyanto Buka Festival Pacu Jalur 2026, Ungkap Geliat Ekonomi Mikro
-
Udara Pelalawan Tak Sehat, Berbahaya untuk Penderita Asma dan Sakit Jantung