SuaraRiau.id - Sejumlah bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru untuk periode 2024-2029 mulai bermunculan. Bahkan di antara mereka sudah ada yang menyebar baliho menyatakan maju di pemilihan orang nomor satu di Ibu Kota Provinsi Riau tersebut.
Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Pekanbaru bakal berlangsung serentak dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) lain pada November mendatang.
Para kandidat calon Wali Kota Pekanbaru yang sudah memperkenalkan diri ke masyarakat. Mereka yang diprediksi maju pada Pilkada Pekanbaru 2024 ini sebagian besar merupakan politisi, sisanya adalah birokrat dan profesional.
Berikut ini 9 figur calon Wali Kota Pekanbaru dirangkum dari berbagai sumber.
1. Ade Hartati
Ade Hartati merupakan anggota DPRD Riau Dapil Pekanbaru dua periode. Politisi PAN ini juga pernah menjadi anggota DPRD Pekanbaru.
Pada pemilihan legislatif (pileg) 2024, ia gagal kembali duduk di kursi DPRD Riau. Meski demikian, ia diusung pada Pilwakot Pekanbaru 2024.
Wacana Ade Hartati maju Pilkada Pekanbaru bahkan telah digulirkan dengan melaunching organisasi KITA alias Konstituen Ade Hartati Rahmat.
Baca Juga: Jalan Rusak Pekanbaru Kembali Makan Korban, Pemotor Masuk Rumah Sakit
Agung Nugroho lahir di Kota Padang, Sumatera Barat pada 14 Oktober 1984. Ia merupakan Wakil Ketua DPRD Riau yang juga Ketua Demokrat Riau.
Kehidupan Agung berpindah-pindah mengikuti dinas ayahnya sebagai seorang tentara. Pria yang Punya hobi bala motor ini dikenal dengan nama Agung Kencana, nama yang sempat populer di dunia adu cepat motor di Riau.
Berkecimpung di dunia otomotif, membuat Agung dipercaya memimpin Ikatan Motor Indonesia (IMI) Riau selama tiga periode. Ia juga pernah memimpin Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pekanbaru.
3. Ayat Cahyadi
Ayat Cahyadi lahir di Jawa Barat pada 22 Juli 1971. Politisi PKS ini merupakan mantan Wakil Wali Kota Pekanbaru dua periode mendampingi Firdaus.
Ayat Cahyadi dikenal sebagai mubalig. Saat ini, ia terpilih sebagai anggota DPRD Riau periode 2024-2029 dari dapil Pekanbaru.
4. Ida Yulita Susanti
Ida Yulita Susanti lahir di Batu Belah, Kampar pada 28 Desember 1979. Ia merupakan alumni dari Pondok Pesantren Darun Nahdhah Thawalib Bangkinang, dan punya segudang prestasi dalam bidang Syarhil Quran.
Prestasi Ida tak diragukan lagi, mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi hingga berhasil menjadi juara satu di MTQ tingkat nasional di Jambi pada tahun 1996.
Dia mengharumkan nama Kampar dan Riau tak terlepas dari didikan ayahnya yang merupakan imam masjid dan guru ngaji di daerah kelahirannya.
Ida Yulita Susanti melanjutkan studi ke Fakultas Hukum Universitas Islam Riau (UIR) usai menuntaskan pendidikannya di pesantren.
5. Ginda Burnama
Ginda Burnama merupakan politisi Partai Gerindra yang lahir pada 13 Oktober 1992. Anggota DPRD Pekanbaru ini adalah menantu mantan Wali Kota Pekanbaru Firdaus MT.
Pada pileg lalu, ia terpilih menjadi anggota DPRD Riau periode 2024-2029.
Ginda pernah mengenyam pendidikan di SD Teladan Rintis, Pekanbaru, SMPN 4 Pekanbaru, SMAN 5 Pekanbaru serta mendapatkan gelar sarjana di Universitas Trisakti, dan gelar magister teknik di Universitas Riau (Unri).
6. Kharisman Risanda
Kharisman Risanda lahir di Dayo Tandun, Kabupaten Kampar. Ayahnya asli Melayu Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti dan ibunya Sunda, asli Garut yang sudah besar di Tandun.
Kharisman merupakan calon anggota DPD RI, namun pada Pemilu 2024 lalu dirinya tak terpilih. Saat ini, ia menjabat Direktur PT Kampar Synergi Abadi (PT KSA) dan Ketua Alumni SPMA-SMKPTN Riau.
Kharisman juga aktif sebagai pengurus HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Riau pada bidang kompartemen holtikultura.
7. Muflihun
Muflihun lahir di Pekanbaru 22 Februari 1978. Ia pernah menjabat sebgai Pj Wali Kota Pekanbaru sejak Mei 2022 lalu dan setelah melewati beberapa kali evaluasi. Dia merupakan alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
Pria yang pernah duduk menjadi Sekretaris DPRD Riau itu menempuh pendidikan di SDN 1 Rintis, SMPN 4 Pekanbaru, SMAN 1 Pekanbaru.
8. Muhammad Ikhsan
Dr Muhammad Ikhsan lahir di Selatpanjang pada 15 Februari 1971. Namanya sudah muncul di internal PKS sebagai kandidat Wali Kota Pekanbaru 2024.
Doktor Ikhsan dikenal sebagai pengamat tata ruang kota dan memiliki perhatian serius terhadap semrawutnya persoalan di Pekanbaru sejak lama seperti banjir, parkir hingga kemacatan lalu lintas.
Dia merupakan meraih gelar S1 Teknik Sipil di Institut Teknologi Bandung (ITB) kemudian menyelesaikan S2 dan S3 di Civil and Environmental Engineering, Utah State University, Amerika Serikat.
9. Parisman Ikhwan
Parisman Ikhwan merupakan politisi Partai Golkar Riau yang lahir di Pekanbaru pada 25 Maret 1967. Anggota DPRD Riau periode 2019-2024 ini terpilih lagi di Pemilu 14 Februari lalu.
Pria yang kerap disapa Iwan Patah ini mencitrakan dirinya sebagai "Sang Petarung". Sebelum terjun ke dunia politik, ia dikenal sebagai pengusaha dan pernah menjadi Ketua Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Riau dan Ketua Umum Federasi Olahraga Karete-Do Indonesia (Forki) Riau.
Berita Terkait
-
Local Media Community Pekanbaru Bahas Tantangan Media di Era Digital
-
Warga Diminta Waspada! Dinamika Atmosfer Picu Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Kota
-
Riau Bhayangkara Run 2026 Sold Out, 15.080 Pelari Siap Ramaikan Pekanbaru
-
Wafat Jelang Puncak Armuzna, Jemaah Haji Asal Pekanbaru Bakal Dibadalhajikan
-
Tragedi Lansia di Pekanbaru: Ketika 'Mantan Keluarga' Rancang Skenario Maut Demi Harta
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Duh, Harga Sawit Swadaya Riau Turun Lagi di Periode 30 September-6 Oktober
-
Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Juru Parkir: Jangan Sampai Motor Minta Rp2 Ribu
-
Klaim Karhutla Sudah Lenyap, BPBD: Asap di Riau dari Provinsi Tetangga
-
Heboh Napi Bisa Pakai HP, Lapas Ujungtanjung Angkat Bicara
-
Siak Kembali Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Level Tidak Sehat