SuaraRiau.id - Perbaikan jalan rusak di Pekanbaru yang total panjangnya mencapai 363,69 Km terus digesa Dinas PUPR setempat.
Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Edward Riansyah mengaku sejak tahun lalu hingga 2024, pihaknya telah memperbaiki beberapa ruas jalan rusak secara bertahap.
"Karena itu sejak 2023 sampai 2024 ini, kita secara bertahap telah memperbaiki beberapa ruas yang kondisinya memprihatinkan dan banyak dikeluhkan oleh masyarakat," katanya, Selasa (23/4/2024).
Edward merincikan jalan tersebut terdiri atas yang rusak ringan 254,284 km, rusak sedang 96,795 km, serta rusak berat sepanjang 109,406 km. Untuk itu pada tahun 2024 ini, pihaknya mendapat alokasi anggaran penyelenggaraan jalan sekitar Rp45 miliar.
Anggaran tersebut untuk pembangunan jalan sebesar Rp5,279 miliar, pemeliharaan berkala Rp27,977 miliar, serta pemeliharaan rutin Rp11,241 miliar. Meski begitu dia mengaku anggaran yang tersedia memang tidak cukup untuk memperbaiki kondisi kerusakan yang sekarang.
"Idealnya untuk mempercepat memperbaiki secara bertahap kerusakan jalan yang terjadi membutuhkan anggaran Rp60 miliar untuk pemeliharaan berkala dan rekonstruksi jalan per tahun," ujarnya.
Oleh karena itu pihaknya berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi mengingat perbaikan jalan rusak membutuhkan anggaran yang cukup besar.
Kepada pemerintah pusat pihaknya mengajukan proposal ke Kementerian PUPR, Badan Perencanaan Nasional dan Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi.
Hanya saja lanjutnya tidak semua usulan dari Pemkot Pekanbaru yang dapat diakomodir secara langsung oleh pemerintah pusat. "Karena pemerintah pusat ada menetapkan kriteria atau tematik untuk memberikan bantuan anggaran di bidang jalan," tuturnya.
Kemudian dengan Pemprov Riau sejauh ini sudah memberikan bantuan keuangan tahun 2023 lalu sebesar Rp 13 miliar. Termasuk mengambil alih 16 ruas jalan yang sebelumnya menjadi kewenangan Pemko Pekanbaru.
"Ruas jalan yang diambil alih itu menjadi kewenangan Pemprov Riau dan kita tentu berharap agar dapat ditangani langsung oleh pemprov, karena bagaimanapun Kota Pekanbaru merupakan wajah dari Riau," ungkapnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Perbaikan Jalan Rusak di Jalur Mudik Dilakukan Minimal 10 Hari Sebelum Lebaran
-
Jalan Berlubang di Jakarta, Siapa Bertanggung Jawab?
-
Aksi Unik Warga Tulungagung Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan Rusak
-
Pelajar Meninggal Dunia Diduga Akibat Jalan Rusak, Keluarga Bisa Tuntut Pemerintah
-
Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang, Siapa yang Bisa Dituntut?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Sujarwo Dukung Calon Direktur KITB, Golkar Siak: Bukan Sikap Partai
-
Jadwal Buka Puasa Pekanbaru dan Sekitarnya, Rabu 25 Februari 2026
-
Mudik Gratis Kemenhub 2026: Pendaftaran Dibuka 1 Maret, Simak Tujuannya
-
Lebih dari Sekadar Angpao, Ini Pengalaman Eksklusif Nasabah BRI di Foyer 'Taste of Peranakan'
-
Demi Dongkrak PAD, Pemprov Riau Lakukan Penjaringan Petinggi BUMD yang Baru