SuaraRiau.id - Dinas Perhubungan Pekanbaru masih melakukan penertiban terhadap lampu penerangan jalan umum atau PJU yang ilegal dan menggunakan lampu di atas 150 watt.
Penertiban tersebut dilakukan untuk menekan tagihan listrik Pemkot Pekanbaru dengan mengganti ke lampu hemat energi (LHE) dan lampu LED.
"Masih kami terus lakukan pergantian. Masih ada ribuan juga yang belum kami ganti," kata Kepala Dinas Perhubungan Pekanbaru, Yuliarso, Senin (22/4/2024).
Yuliarso menyatakan pihaknya menggandeng pihak PLN dalam penertiban PJU tersebut. Setidaknya sudah ada pergantian 8 ribu titik PJU yang dilakukan bersama pihak PLN.
Lampu PJU yang memiliki watt tinggi ini tersebar di ruas jalan protokol dan jalan-jalan kota, sedangkan untuk jalan lingkungan sudah ditertibkan dan menggunakan LHE.
Yuliarso menyebut, pihaknya mengkombinasikan pergantian PJU ke lampu LED dan LHE untuk efektif dan efisien penghematan tagihan listrik. Pada tahun 2023, tagihan lampu PJU sudah turun sebesar Rp1 miliar dari Rp5,7 miliar menjadi Rp4,7 miliar per bulan.
"Tahun ini target kita melakukan efesiensi lagi sebesar Rp1 miliar. Karena maksimalnya, itu tagihan (lampu PJU) kita di angka Rp3,5 miliar per bulan. Jadi, kita terus berupaya menekan sehingga bisa di angka Rp3 sampai Rp3,5 miliar per bulan," sebutnya.
Sasarannya adalah, PJU yang tidak standar seperti lampu Mercury yang Voltase (tegangan) nya di atas 150 Watt dan juga ada yang 500 Watt yang masih tersebar disebagian wilayah Pekanbaru.
"Kemudian juga masih ditemukannya pembangunan PJU secara mandiri tidak berizin oleh masyarakat baik di perumahan maupun di jalan gang-gang," tutur Yuliarso.
Berita Terkait
-
7 Pencuri Kabel Lampu di Cilincing Ditangkap, Jalanan Gelap Gulita hingga Viral di Medsos
-
Korupsi Anggaran Pemkot Pekanbaru, KPK Lanjutkan Penggeledahan, Apa yang Dicari?
-
Rp 1 M Jadi Target Efisiensi Lampu Jalan Kota Pekanbaru
-
Jalan Tol Gelap Ternyata Bukan Tak Diurus, Begini Penjelasannya...
-
Pemkab Bekasi Pasang Lampu Penerangan Jalan Cegah Aksi Begal
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Beli Sofa melalui TikTok, Warga Pekanbaru Tertipu Rp300 Juta
-
Ribuan Ijazah SMA-SMK Negeri di Riau Belum Diambil, Dinas Pendidikan: Gratis!
-
Merasa Difitnah, Ketua DPRD Siak Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik
-
Harga Sawit Riau Nanjak Lagi, Dihargai Rp3.913 per Kg Periode Ini