SuaraRiau.id - Tim pemadam gabungan diminta mengawasi titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih melanda wilayah Riau supaya tidak meluas.
Pj Gubernur Riau SF Hariyanto mengatakan Satgas Karhutla jangan sampai lengah pada perayaan Idul Fitri mendatang. Diketahui, beberapa waktu lalu titik api yang melanda Riau sempat meningkat dan beberapa hari ini menurun lagi.
"Tolong Tim Satgas Karhutla yang di lapangan jangan sampai lengah pada Idul Fitri 2024, jangan sampai muncul kabut asap. Tanggulangi dengan cepat, padamkan api, karena musim kemarau ini api cepat meluas," ujarnya, Kamis (4/4/2024).
SF Hariyanto mengapresiasi petugas lapangan yang sudah bekerja keras melakukan pemadaman kebakaran lahan. Karena itu Bupati dan Wali Kota yang daerah mereka sudah dilanda karhutla, kata dia, agar segera menetapkan status siaga darurat karhutla.
"Kepulauan Meranti merupakan daerah terbaru yang menetapkan status siaga darurat karhutla, sehingga kini sudah empat daerah di Riau yang sudah menetapkan status siaga darurat karhutla," kata dia.
Berdasarkan BPBD Riau, sebanyak tiga kabupaten/kota yang sudah terlebih dahulu menetapkan status siaga darurat karhutla yakni Kota Dumai, Bengkalis, dan Siak serta Kepulauan Meranti.
SF Hariyanto mengungkapkan, khusus Kabupaten Pelalawan, saat ini sedang membahas penempatan status siaga darurat karhutla.
Prakirawan BMKG Pekanbaru Putri Santy mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap kemungkinan hujan lebat disertai petir di sejumlah wilayah di Riau pada Kamis.
Ia menyebutkan pada malam hingga dini hari berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di sebagian wilayah Kampar, Pelalawan, Rokan Hulu, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, dan Kuantan Singingi.
"Waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Rokan Hilir, Siak, Kampar, Bengkalis, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu dan Kota Dumai," sebut Putri. (Antara)
Berita Terkait
-
Sidak ke Kepulauan Riau, Mentan Amran Bongkar 1.000 Ton Beras Ilegal: Ini Harus Diusut Tuntas
-
Komitmen Plt Gubri SF Hariyanto: 30 Blok Tambang Rakyat Kuansing Dilegalkan, Swasta Dilarang Masuk
-
Orasi di Hadapan 1.000 Siswa, Kapolda Riau: Generasi Muda Adalah Kunci Menjaga Alam dan Masa Depan
-
'Wallahi, Billahi, Tallahi!' Surat Sumpah Abdul Wahid dari Sel KPK Gegerkan Riau
-
Petaka di Pelabuhan Tanjung Buton: Jembatan Ambruk, Avanza Hanyut, dan Alasan di Balik Tragedi
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Pascabencana, Relawan BRI Peduli Terjun Langsung Bersih-bersih Sekolah di Aceh Tamiang
-
Guru Besar UIR Nilai Sikap Kapolri Tolak Polri di Bawah Kementerian Sejalan Prinsip Konstitusi
-
Rencana Pembangunan Jembatan Melaka-Dumai Jadi Perbincangan
-
Komisi XII DPR Apresiasi Inovasi Teknologi PHR Menjaga Ketahanan Energi Nasional
-
4 Model Honda Jazz Bekas 50 Jutaan, Cocok buat Mobil Harian Anak Muda