SuaraRiau.id - Layanan parkir terus menjadi perhatian UPT Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru. Belum lama ini, tiga regu UPT tersebut melakukan pengawasan terhadap titik parkir di sekitar pusat keramaian, Sabtu (30/3/2024) sore.
Pengawasan itu dilakukan untuk mencegah pengendara sembarangan parkir sehingga menimbulkan kemacetan, terutama di wilayah pusat keramaian.
"Maka kami melakukan pengawasan sekaligus pengaturan parkir, agar tidak terjadi kemacetan," kata Kepala UPT Perparkiran Dinas Perhubungan Pekanbaru, Radinal Munandar.
Mereka melakukan pengawasan di tiga lokasi di antaranya parkiran depan Living World Pekanbaru, Jalan Soekarno-Hatta, depan Mal SKA, Jalan Soekarno-Hatta dan depan Sukaramai Trade Centre (STC), Jalan Jendral Sudirman.
Radinal mengungkapkan pihaknya melakukan pengawasan di titik parkir tersebut seiring meningkatnya aktivitas parkir jelang momen Idul Fitri.
Ia menyebut bahwa tim fokus mengawasi parkir di pusat keramaian dan pusat perbelanjaan karena volume kendaraan yang parkir meningkat di kawasan itu. Apalagi menjelang mendekati momen Lebaran seperti saat ini.
Selain melakukan pengawasan terhadap aktivitas parkir, pihaknya juga mencegah munculnya lokasi parkir liar hingga parkir kendaraan yang memakan badan jalan.
"Kami tidak hanya melakukan pengawasan, tapi juga mencegah kendaraan parkir hingga ke badan jalan," tegas Radinal.
Berita Terkait
-
Parkir Liar di Senopati Bikin Trotoar dan Jalur Difabel Tertutup, 52 Motor Ditertibkan
-
Gebrakan Angkutan Massal Jakarta: Lintasan LRT Dibidik 75 Kilometer dan Rute MRT Berlipat Ganda
-
Bolosego dan Kusutnya Alkid Yogyakarta: Ketika Izin Berjualan Tak Menjamin Bebas Pungutan Liar
-
Daftar Rute Alternatif Hindari Kemacetan Demo Buruh di Jakarta Pusat Hari Ini
-
Belajar dari Kasus Food Truck Bolosego Kena Pungli Parkir Liar di Alkid Jogja, Pelaku Bisa Dibui?
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Tiga Wilayah Riau Kembali Dikepung Kabut Asap, Titik Panas Meningkat
-
Kembangkan Limbah Sabut Kelapa, Nasabah PNM Nyalakan Masa Depan Anak Putus Sekolah
-
Antrean Solar Masih Mengular, Pemprov Riau Surati Pertamina Minta Tambah Kuota
-
Tak Perlu Bingung Cari Money Changer, BRI Hadir di Berbagai Lokasi Strategis
-
SF Hariyanto Panggil Wabup Kampar Buntut Tegur Guru Viralkan Sekolah Tripleks