SuaraRiau.id - Sejumlah remaja disebut terlibat tawuran di dekat SPBU Simpang Pandau, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar. Menurut unggahan @kabarpekanbaru Rabu (13/3/2024), para remaja melakukan aksi tawuran pada malam Ramadan, Senin (11/3/2024).
Para pemuda tersebut kemudian kembali berkumpul di lokasi yang sama untuk kembali melakukan tawuran di malam hari pada Selasa (12/3/2024).
Pada video viral itu, tampak puluhan remaja yang berkumpul di tepi jalan, di depan SPBU Simpang Pandau. Mulanya, mereka hanya berkumpul, tak lama tampak para remaja ini berlari sambil berteriak-teriak.
Pengunggah menyebut bahwa aksi remaja ini sangat meresahkan warga setempat dan juga pengguna jalan. Pasalnya, mereka melempar batu yang membahayakan dan merusak rumah dan toko.
"Sudah sangat mengganggu kenyamanan warga. Lempar-lempar batu, kena ruko dan rumah warga," tulis pengunggah di kolom caption.
Akibat ulah para remaja yang diduga pelajar SMA ini, mengakibatkan kekhawatiran warga. Meski resah dengan aksi remaja ini, warga mengaku tidak berani menegur.
Salah seorang warganet dengan akun @rku*** di kolom komentar membenarkan aksi para remaja tersebut. Dia menyebut bahwa beberapa remaja ada yang membawa senjata tajam dalam aksi tersebut.
"Asli ni min, mereka sampe ada yg bawa parang , samurai , terus pedang berigi rigi gtu . Diliat masih anak sekolahan kayanya min . Skrg masih kumpul kumpul itu," tulisnya di kolom komentar.
"iya bang saya barusan lwt situ ngeri2 sedap," imbuh @goo***.
Selain itu, warganet lainnya dengan akun @ult*** mempertanyakan peran aparat hukum dalam melakukan patroli selama Bulan Ramadhan.
"Serius nanya, bapak bapak berseragam ada patroli selama ramadhan?" tanya @ult***.
Unggahan ini bahkan ditanggapi oleh akun resmi Satreskrim Polresta Pekanbaru dengan akun @satreskrim_polrestapku.
"Oke monitor," tulis akun @satreskrim_polrestapku.
Kontributor : Anggun Alifah
Berita Terkait
-
Kronologi Lengkap Pria Depok Ngamuk Bumper Ambulans, Berawal dari Cekcok Soal Lampu Rotator
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Sempat Jadi Pemulung, Fikri Temukan Kehidupan Baru di Sekolah Rakyat
-
Putus Rantai Tawuran, Pemkot Jaksel Bangun Gelanggang Olahraga di Manggarai
-
Safrie Ramadan Pacar Jule Minta Maaf Usai Jadikan Anak Na Daehoon Bahan Lelucon Konten Sensitif
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Tak Ada Lawan, Agung Nugroho Kembali Jadi Ketua Demokrat Riau
-
Prakiraan Cuaca Wilayah Pekanbaru dan Kota Lain di Indonesia Hari Ini
-
Dinas Pendidikan Riau: Sekolah Dilarang Tahan Ijazah, Tunggakan Dibantu Baznas
-
Terungkap Belasan Ribu Alumni SMA-SMK Negeri di Riau Belum Ambil Ijazahnya
-
Dari Sabang hingga Merauke, Pendampingan PNM Jadi Ruang Tumbuh Usaha Ibu-Ibu Prasejahtera