SuaraRiau.id - Perbaikan Jalan Cipta Karya Pekanbaru nampaknya masih harus menunggu serah terima Pemkot ke Pemprov Riau. Hal ini lantaran jalan tersebut dialih kelola menjadi tanggung jawab Provinsi.
Jalan Cipta Karya sampai saat ini masih rusak dan kerap tergenang air usai hujan mengguyur.
Pj Wali Kota Pekanbaru, Muflihun mengungkapkan sebenarnya perbaikan Jalan Cipta Karya sudah dianggarkan dalam APBD Kota Pekanbaru. Ia mengaku akan berdiskusi dengan Pemprov Riau agar Jalan Cipta Karya diperbaiki.
"Kita akan diskusi bagaimana baiknya, kalau masih kami ya kami laksanakan perbaikan jalan itu," ujarnya dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com.
Pemkot Pekanbaru bakal mempersiapkan dokumen penyerahan aset jalan itu ke Pemprov Riau. Ia menyadari bahwa ada peralihan puluhan ruas jalan di Kota Pekanbaru ke Pemprov.
Surat keputusan atau SK peralihan kewenangan aset jalan itu pada akhir tahun lalu.
Ia menyampaikan, hal tersebut membuat Pemkot Pekanbaru masih menggelontorkan anggaran untuk perbaikan Jalan Cipta Karya.
"Karena ketika ketok palu APBD pada November lalu, status jalan itu masih jalan kota," tuturnya.
Muflihun mengaku siap mengikuti arahan dari Gubernur Riau terkait alih status Jalan Cipta Karya serta puluhan ruas jalan lainnya. Ia mengikuti regulasi yang berlaku perihal peralihan status aset jalan.
Pemkot Pekanbaru siap melakukan penyerahan aset itu ke Pemprov Riau.
"Kita minta masyarakat sabar dan tenang, intinya kita sudah proyeksikan perbaikan Jalan Cipta Karya dan ruas jalan lainnya untuk diaspal," tandasnya.
Seperti diketahui, ruas jalan ini di bawah naungan Pemprov setelah alih aset dari Pemkot Pekanbaru sejak akhir tahun 2023 silam.
Puluhan ruas jalan kota di Pekanbaru beralih status menjadi ruas jalan Provinsi Riau sejak Oktober 2023 lalu. Total ada 36 ruas jalan kota beralih menjadi ruas jalan provinsi.
Berita Terkait
-
Jogetnya Ditiru Bule, Rayyan Arkan Dikha Kini Jadi Duta Pariwisata Riau!
-
Korupsi Anggaran Pemkot Pekanbaru, KPK Lanjutkan Penggeledahan, Apa yang Dicari?
-
9 Jam Diperiksa Kasus SPPD Fiktif, Eks Pj Walkot Pekanbaru Muflihun Ngaku Lemas
-
Sosok Muflihun, Pj Wali Kota Pekanbaru Segera Berakhir Masa Jabatannya
-
Kekayaan Risnandar Mahiwa, Pejabat Kemendagri Ditunjuk Jadi Pj Wali Kota Pekanbaru
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Dugaan Aniaya Warga Rupat: Copot Ipda ES Belum Cukup, Anggota Lain Harus Ditahan
-
Terseret Kasus OTT Bupati Kuansing, Begini Respons Menhut Raja Juli
-
Mukhlisin Resmi Pimpin Kuansing Pasca OTT Bupati Suhardiman Amby
-
Ukiran Batu Dazu, Tebing Bersejarah Pembawa Pesan Dunia dan Akhirat
-
Kader Ditangkap KPK, Gerindra Serahkan Proses Hukum Bupati Kuansing